Kompas.com - 03/12/2018, 07:35 WIB

BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut akan memenuhi permintaan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un untuk penghapusan sanksi setelah denuklirisasi terpenuhi.

Pesan itu disampaikan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in kepada wartawan di Buenos Aires, Minggu (2/12/2018), setelah pertemuannya dengan Trump di sela-sela KTT G20.

Dikatakan Moon, pesan tersebut diberikan Trump kepadanya untuk diteruskan kepada Kim Jong Un.

"Pesannya adalah bahwa Presiden Trump memiliki pandangan yang sangat ramah tentang Ketua Kim, bahwa dia menyukainya."

"Dia berharap Ketua Kim akan menjalankan sisa kesepakatan mereka dan dia akan mengabulkan apa yang diinginkan oleh Ketua Kim," kata Moon dilansir AFP.

Baca juga: Trump Berharap Dapat Bertemu Kim Jong Un pada Awal 2019

Selama pertemuannya dengan Trump, Presiden Korea Selatan itu juga membahas tentang situasi terkini di Semenanjung Korea, terutama berkaitan dengan Pyongyang.

Disampaikan juru bicara kepresidenan AS, Sarah Sanders, keduanya telah menegaskan kembali komitmen mereka untuk mencapai denuklirisasi penuh yang dapat diverifikasi dari Korea Utara.

"Mereka juga sepakat tentang perlunya mempertahankan pemberlakukan sanksi keras yang ada demi memastikan Korea Utara memahami bahwa denuklirisasi adalah satu-satunya jalan," tambahnya.

Namun perbedaan muncul di antara Washington dan Seoul tentang bagaimana langkah melanjutkan dengan Kim, karena Moon telah lama terlibat dengan Korea Utara.

Hubungan antara kedua Korea telah menunjukkan tanda perbaikan, dengan menurunkan ketegangan di perbatasan, yakni dengan penghapusan sejumlah pos keamanan dan melucuti persenjataan penjaga.

Terkini, Seoul telah memberangkatkan delegasi dengan menggunakan kereta api untuk melakukan survei rel di Utara dan ke depannya akan memoderinsasi jaringan perkeretaapian di Korea Utara.

Baca juga: Pompeo Tunda Rencana Pertemuannya dengan Orang Nomor Dua Korea Utara

Sementara hubungan Pyongyang dengan Washington seolah sedang jalan di tempat dan tidak ada perkembangan yang signifikan dalam rencana denuklirisasi seperti yang disepakati saat pertemuan di Singapura.

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo yang semula dijadwalkan bertemu dengan pejabat tinggi Korea Utara pada awal November mendadak ditunda karena Pyongyang bersikeras agar AS lebih dulu meringankan sanksinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.