Di KTT G-20, China Tawarkan Dukungan untuk Arab Saudi

Kompas.com - 01/12/2018, 14:06 WIB
Pangeran Mohammed bin Salman dan Presiden Xi Jinping di KTT G-20 di Argentina. HANDOUTPangeran Mohammed bin Salman dan Presiden Xi Jinping di KTT G-20 di Argentina.
|

BUENOS AIRES, KOMPAS.oom - Presiden China Xi Jinping menawarkan dukungannya untuk Pangeran Mohammed bin Salman yang terus dikaitkan dengan kematian jurnalis Jamal Khashoggi.

Presiden Xi dan Pangeran MBS bertemu di sela-sela KTT G20 di Buenos Aires yang dimulai pada Jumat (30/11/2018).

Dalam pertemuan itu, Xi menegaskan, China akan membantu upaya pemerintah Arab Saudi untuk mengemangkan perekonomiannya.

Baca juga: Putra Mahkota Saudi MBS dan Putin Tos High Five di KTT G20

Xi menegaskan, stabilitas politik menjadi kunci untuk menuju kemajuan dan kemakmuran di Kawasan Teluk.

"China mendukung Arab Saudi untuk mendorong diversifikasi ekonomini dan reformasi sosial serta saling bekerja sama untuk kepentingan bersama," tambah Xi.

Namun, dalam pertemuan tersebut kedua pemimpin sama sekali tidang menyinggung masalah Khashoggi atau konflik Yaman di mana militer Saudi memainkan peran besar.

Kantor berita Arab Saudi (SPA) mengabarkan pada Sabtu (1/12/2018), MBS dan Presiden Xi telah mendiskusikan kerja sama kedua negara.

Selain itu, keduanya juga membicarakan cara untuk melakukan harmonnisasi dengan Visi 2030 Arab Saudi dengan inisiatif sabuk dan jalan China.

Kedua pemimpin juga membicarakan kemungkinan Saudi memasok energ ke China serta investasi yang menguntungkan kedua negara.

Pertemuan kedua pemimpin ini terjadi di saat seruan internasional untuk menjatuhkan sanks terkait kematikan Jamal Khashoggi semakin menguat.

Pada Kamis (29/11/2018), Kanada menjatuhkan sanksi untuk 17 warga Saudi yang dituduh terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.

Langkah serupa sudah terlebih dulu diambil pemerintah Perancis, Amerika Serikat, dan Jerman.

Baca juga: Pembunuhan Khashoggi, Menlu AS Sebut Tak Ada Bukti Mengarah pada MBS

Bahkan CIA mengataan, Pangeran MBS yang merupakan peimpin de facto Arab Saudi, memerintahkan pembunuhan Jamal Khashoggi.

Meski demikian, Presiden AS Donald Trump menyingkirkan tuduhan CIA ini dan menekankan pentingnya AS menjaga hubungan dengan Saudi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X