Pembunuhan Khashoggi, Menlu AS Sebut Tak Ada Bukti Mengarah pada MBS

Kompas.com - 29/11/2018, 07:15 WIB
Menlu AS Mike Pompeo bertemu dengan putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman di Riyadh, Selasa (16/10/2018). AFP/LEAH MILLISMenlu AS Mike Pompeo bertemu dengan putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman di Riyadh, Selasa (16/10/2018).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Tidak ada bukti langsung yang menghubungkan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman dengan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Demikian pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo pada Rabu (28/11/2018), seperti dikutip dari Straits Times.

"Saya sungguh yakin telah membaca semua laporan intelijen yang datang dalam beberapa jam terakhir," ucapnya.

Baca juga: Bahas Kasus Pembunuhan Khashoggi, Putin Bakal Temui MBS di Argentina

"Tidak ada laporan langsung yang menghubungkan putra mahkota dengan perintah untuk membunuh Jamal Khashoggi," katanya.

Komentarnya terlontar setelah pertemuan tertutup dengan senator tentang dukungan AS untuk Saudi dalam perang Yaman.

Pertemuan dengan Menteri Pertahanan AS James Mattis itu digelar menjelang resolusi untuk mengakhiri dukungan militer AS di perang Yaman.

The Hill melaporkan, Pompeo dan Mattis berupaya mencegah senator ingin "menghukum" Saudi atas kasus pembunuhan Khashoggi.

Keduanya berpendapat, memangkas dukungan militer AS untuk Saudi di Yaman akan melemahkan usaha pembicaraan damai.

Pompeo mengatakan, keterlibatan AS dalam konflik Yaman merupakan pusat dari tujuan pemerintah yang lebih luas untuk menahan pengaruh Iran di Timur Tengah.

"Konflik ini tidak opsional untuk Saudi, dan justru menempatkan kepentingan Amerika pada risiko," ucapnya, seperti diwartakan Al Jazeera.

Baca juga: Direktur CIA Dicegah Beri Keterangan soal Pembunuhan Khashoggi

Seperti diketahui, CIA menyimpulkan Pangeran Mohammed memerintah pembunuhan terhadap Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober lalu.

Namun, Presiden AS Donald Trump menyebut penyelidikan kasus tersebut belum mencapai kesimpulan.

"Tidak, tidak, mereka (CIA) tidak menyimpulkan," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X