Putra Mahkota Saudi MBS dan Putin "Tos High Five" di KTT G20

Kompas.com - 01/12/2018, 13:12 WIB
Dalam potongan video saat berlangsung KTT G20 di Buenos Aires, Argentina, Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan tos dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.AFP/G20 ARGENTINA/HO Dalam potongan video saat berlangsung KTT G20 di Buenos Aires, Argentina, Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan tos dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.

BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Terjadi sebuah pemandangan menarik ketika berlangsung pembukaan KTT G20 yang berlangsung di Buenos Aires, Argentina.

Pemandangan itu adalah cara bersalaman Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman ( MBS) dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Baca juga: Bahas Kasus Pembunuhan Khashoggi, Putin Bakal Temui MBS di Argentina

Diberitakan news.com.au Sabtu (1/12/2018), Putin dan MBS tertawa sebelum kemudian melakukan high five (tos lima jari).

Dalam video yang beredar seperti dilansir New York Post, MBS tiga kali menepukkan tangan kirinya ke punggung tangan kanan Putin.

Kemudian kedua pemimpin yang tengah disorot dunia tersebut duduk di mana mereka masih saling bertukar senyum dan tertawa.

Dalam video tersebut nampak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjalan dari belakang dan tak memperhatikan momen tersebut.

Keduanya menjadi sorotan atas kasus yang terjadi sepanjang 2018 ini. MBS misalnya. Dia menjadi perhatian pasca-pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Kolumnis The Washington Post itu dibunuh pada 2 Oktober saat mengurus dokumen pernikahan di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Berdasarkan versi penyidik Turki, Khashoggi dibunuh dengan cara dicekik oleh 15 orang, dan jenazahnya dimutilasi sebelum dilenyapkan menggunakan cairan asam.

Badan Intelijen Pusat AS (CIA) dilaporkan meyakini putra mahkota yang naik takhta pada 2017 itu yang memerintahkan agar Khashoggi dibunuh.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga mengatakan perintah untuk melenyapkan Khashoggi berasal dari "pimpinan tertinggi" meski dia tak menyebut MBS secara spesifik.

Adapun Putin juga disorot setelah mantan agen ganda Rusia Sergey Skripal dan putrinya, Yulia, ditemukan tak sadar di sebuah bangku di Salisbury Maret lalu.

Dari tubuh keduanya, penyidik menemukan Novichok, racun saraf yang dikembangkan di era Uni Soviet dan disebut paling mematikan di dunia.

Putin kembali menjadi sorotan buntut insiden yang terjadi Laut Hitam di mana tiga kapal perang Ukraina ditembaki dan disita pada Minggu (25/11/2018).

Presiden Ukraina Petro Poroshenko menuduh Putin hendak membangkitkan kembali Kekaisaran Rusia dengan mengincar Ukraina.

Baca juga: Presiden Ukraina: Putin Ingin Kekaisaran Rusia Bangkit Lagi



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Internasional
Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Internasional
Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Internasional
Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Internasional
Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Internasional
Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Internasional
'Candy Bomber', Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

"Candy Bomber", Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

Internasional
Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Internasional
Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Internasional
Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

Internasional
Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Internasional
2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

Internasional

Close Ads X