Kompas.com - 21/11/2018, 17:47 WIB
|

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang pria India yang tertembak saat mengendarai kereta kuda ke pesta pernikahannya di New Delhi berhasil melanjutkan hajatnya itu.

Hebatnya, pria berusia 25 tahun itu meneruskan pernikahan hanya beberapa jam setelah menjalani pembedahan.

Kepolisian New Delhi, Rabu (21/11/2018) menjelaskan, dua pelaku penembakan bergabung dengan para tamu yang menari dalam prosesi mengantar sang pengantin ke tempat pesta.

Baca juga: Calon Pengantin Tewas, Pesta Pernikahan Berubah Jadi Upacara Pemakaman

Polisi mengatakan, kedua pelaku kemudian naik ke atas kereta kuda dan menembak sang pengantin sebelum kabur.

Peluru yang dilepaskan kedua pelaku mengenai bahu sang pengantin pria yang langsung dilarikan ke rumah sakit.

Di rumah sakit, dokter bisa menghentian pendarahan tetapi harus melakukan pembedahan untuk mengeluarkan peluru itu.

Dokter pun melakukan pembedahan yang berhasil mengeluarkan peluru dari pundak sang pengantin.

Tiga jam kemudian, dalam kondisi masih dibalut perban, pria itu datang ke lokasi pesta dan meneruskan ritual pernikahannya.

"Peluru itu bersarang di antara tulang bahu," kata Vijay Kumar, wakil komisioner kepolisian New Delhi.

Kini, lanjut Kumar, polisi mencari kedua pelaku penembakan tetapi belum berhasil menemukan keduanya.

Polisi juga belum bisa menentukan motif penembakan tersebut. Namun, polisi yakin serangan itu adalah sebuah aksi terencana.

Sepanjang akhir pekan lalu, banyak warga India menggelar pesta pernikahan dengan ritual tradisional.

Penembakan di pernikahan seperti ini bukan yang pertama terjadi di India.

Pada April lalu, seorang pengantin pria tewas ditembak di pesta perkawinannya yang digelar di negara bagian Uttar Pradesh.

Baca juga: Kado Berisi Bom Rakitan Meledak, Pengantin Pria dan Neneknya Tewas

Penembakan itu terekam video yang memperlihatkan sang pengantin pria mendekap dadanya sebelum jatuh terjerembab.

Pada 2016, seorang pengantin pria tewas setelah para tamu yang melepaskan tembakan untuk meramaikan pesta justru mengenai sang pengantin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.