Calon Pengantin Tewas, Pesta Pernikahan Berubah Jadi Upacara Pemakaman

Kompas.com - 12/05/2018, 12:47 WIB
Luana Alves dan Rodrigo Nogueira tewas beberapa jam sebelum keduanya resmi menikah. MirrorLuana Alves dan Rodrigo Nogueira tewas beberapa jam sebelum keduanya resmi menikah.
|

BRASILIA, KOMPAS.com — Sebuah rencana pesta pernikahan berubah menjadi upacara pemakaman setelah pasangan calon suami istri meninggal beberapa jam sebelum pesta digelar.

Pesta pernikahan pasangan Luana Alves (36) dan calon suaminya, Rodrigo Nogueira (31), seharusnya digelar pada Sabtu (12/5/2018) di sebuah gereja di kota Passos, wilayah tenggara Brasil.

Namun, sehari sebelum pesta digelar, Luana dan Rodrigo mengalami kecelakaan lalu lintas saat sedang menuju rumah mereka demi menuntaskan persiapan akhir resepsi.

Polisi mengatakan, mobil yang digunakan pasangan ini bertabrakan dengan sebuah mobil lain saat Rodrigo, yang mengemudi, berusaha menyalib sebuah kendaraan di jalan tol 184 Brasil.


Baca juga: Calon Pengantin Tewas Usai Pamit "Prewedding", Kekasihnya yang Menghilang Dicari

Akibat kecelakaan itu, Luana tewas seketika dan Rodrigo mengembuskan napas terakhirnya beberapa jam kemudian di rumah sakit.

Pengendara mobil lain, Jorge Rocha (50), juga mengalami luka berat dan meninggal dunia di rumah sakit Alzeira Velano, Passos.

Keluarga pasangan ini amat terkejut dengan tragedi yang terjadi hanya beberapa jam sebelum hari bahagia keduanya. Apalagi, sebagian besar dari mereka sudah tiba di kota Passos untuk menghadiri pesta pernikahan.

Alhasil, kerabat pasangan ini harus segera mengubah pesta pernikahan menjadi upacara pemakaman bagi Luana dan Rodrigo.

Upacara pemakaman akan diawali dengan misa arwah di gereja yang sama tempat Luana dan Rodrigo dijadwalkan mendapatkan pemberkatan pernikahan.

Baca juga: Habis Resepsi, Rombongan Pengantin Tewas Masuk Jurang

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Mirror
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turki 'Sandera' Sekitar 50 Senjata Nuklir AS yang Tersimpan di Pangkalan Udara Bersama

Turki "Sandera" Sekitar 50 Senjata Nuklir AS yang Tersimpan di Pangkalan Udara Bersama

Internasional
Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Internasional
Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Internasional
Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Internasional
Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Internasional
Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Internasional
Trump Marah Disebut Beri 'Lampu Hijau' untuk Serangan Turki ke Suriah

Trump Marah Disebut Beri "Lampu Hijau" untuk Serangan Turki ke Suriah

Internasional
Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Internasional
Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Hari Kiamat' Memakai 'Bahasa Khayalan'

Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Hari Kiamat" Memakai "Bahasa Khayalan"

Internasional
AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Kiamat', Pria Austria Ditahan

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Kiamat", Pria Austria Ditahan

Internasional
Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda 'Menanti Kiamat' | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda "Menanti Kiamat" | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

Internasional
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Internasional
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X