Trump Tetap Gunakan Ponsel Pribadi meski Rusia dan China Menyadap

Kompas.com - 25/10/2018, 11:51 WIB
Presiden AS Donald Trump. AFP/NICHOLAS KAMMPresiden AS Donald Trump.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Intelijen Rusia dan China dilaporkan menyadap percakapan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat menggunakan ponsel pribadinya.

Kabar tersebut dihembuskan The New York Times, seperti dikutip CNN Kamis (25/10/2018). Meski begitu, Trump tetap menggunakan ponsel iPhone-nya tersebut.

Baca juga: Trump: Putra Mahkota Saudi Mungkin Terlibat dalam Pembunuhan Khashoggi

Mengutip para pejabat Gedung Putih yang masih maupun sudah tak bertugas, The Times mewartakan Trump telah diberi tahu intelijen Rusia dan China menyadap secara teratur.

Ketika pertama kali menjabat pada Januari 2017, Trump sering menggunakan telepon Gedung Putih yang telah mendapat teknologi anti-sadap.

Namun sejak April lalu, dilaporkan presiden 72 tahun tersebut mulai sering menggunakan ponsel pribadinya, dan membuat para pembantunya frustrasi.

Pejabat anonim itu menjelaskan, mata-mata China berusaha mengorek informasi dari Trump yang bisa membantu dalam mengatasi perdang dagang dengan AS.

Sumber tersebut memaparkan, Trump diketahui menelepon Stephen Schwarzman, CEO perusahaan jasa finansial Blackstone Group.

Dan juga Steve Wynn, taipan di bidang kasino serta hotel mewah di Las Vegas yang berinvestasi di Makau, yang mendapat julukan sebagai "Las Vegas Asia".

Dari informasi yang dikorek, Beijing kemudian menggunakan para pebisnisnya untuk mendekati sosok yang berhubungan dengan pembicaraan tersebut, dan berharap sampai ke telinga Trump.

Kuasa hukum Wynn menuturkan bahwa pengusaha berumur 76 tahun tersebut telah pensiun dan memilih untuk tidak berkomentar.

"Tuan Schwarzman mengaku senang telah menjadi perantara atas isu tertentu atas permintaan dua negara," tutur juru bicaranya, Christine Anderson.

Kepada Wall Street Journal, Trump mengatakan dia cukup bijaksana untuk tidak menjelaskan sesuatu yang sifatnya rahasia melalui telepon.

Dia memberikan contoh kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi. "Saya tak suka mengatakan hal rahasia lewat telepon. Pergunakan telepon sebagaimana mestinya," ujarnya.

Baca juga: Trump: AS Akan Bangun Senjata Nuklir untuk Tekan Rusia dan China



Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X