Dapat Nilai Jelek, Mahasiswa Australia Perkarakan Kampusnya

Kompas.com - 13/10/2018, 17:46 WIB
Ilustrasi pengadilan.Thinkstock Ilustrasi pengadilan.

MELBOURNE, KOMPAS.com - Seorang mahasiswa di Australia dilaporkan memperkarakan kampusnya setelah gagal mendapat nilai bagus dalam tugas.

Chinmay Naik yang berkuliah di Universitas Monash, Melbourne, mendapat nilai jelek dalam tugas video pada 2017. Dia sempat mengajukan penilaian ulang namun tetap gagal.

Baca juga: Anaknya Ditolak Tim Sepak Bola, Ibu di AS Gugat Pelatih ke Pengadilan

Dilansir Newsweek Jumat (12/10/2018), tugasnya adalah merekam segala isu yang ada di Negara Bagian Victoria. Namun Naik menyoroti masalah anjing.


Sebelum mengajukan ke pengadilan, perempuan 23 tahun itu sempat mengadukannya ke Komisi HAM dan Kesetaraan hingga Pengadilan Sipil dan Administratif Victoria.

Jumat, pengadilan memutuskan untuk menolak perkara Naik dengan mengatakan gagal dalam tugas bukanlah akhir dunia baginya.

"Saya sadar bahwa kamu bakal kecewa dengan keputusan ini. Namun, saya yakin kamu bakal bangkit dari masalah ini," ujar Hakim Melinda Richards..

Selain kasusnya ditolak, Naik juga diharuskan membayar biaya perkara yang dibayar universitas sebesar 8.000 dollar Australia, atau Rp 86,4 juta.

Dilansir The Age, dia menuturkan menghormati keputusan hakim dan masih menyakini dirinya tidak bersalah meski pengadilan tak memihaknya.

"Saya bakal melihat kondisi sebelum bertindak. Yang jelas, kehidupan tidak berakhir di sini," ujar Naik. Dia kemudian membeberkan alasan mengambil tema anjing.

Dia menyoroti stereotipe negatif terkait jenis anjing tertentu seperti greyhounds. Menurutnya, trah anjing itu harus diterima dan diakui.

Lebih lanjut, Naik sempat meminta waktu tambahan untuk memperbaiki tugasnya karena dia mengklaim merupakan penyandang disabilitas. Namun permintaan itu ditolak.

Baca juga: Pengadilan Tolak Tuntutan Perempuan Saudi untuk Nikahi Pemain Musik

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Internasional
AS Klaim Tembak Jatuh 'Drone' Iran, Teheran: Trump Berkhayal

AS Klaim Tembak Jatuh "Drone" Iran, Teheran: Trump Berkhayal

Internasional
Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Internasional
Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Internasional
Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Internasional
Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Internasional
Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Internasional
Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Internasional
Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau 'Ngungsi' ke Rumah Warga

Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau "Ngungsi" ke Rumah Warga

Internasional
Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Internasional
Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Internasional
Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Internasional
Buntut Nyanyian 'Send Her Back' kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa 'Tak Enak'

Buntut Nyanyian "Send Her Back" kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa "Tak Enak"

Internasional
Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Internasional
Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Internasional
Close Ads X