Pengadilan Tolak Tuntutan Perempuan Saudi untuk Nikahi Pemain Musik

Kompas.com - 03/10/2018, 10:42 WIB
Ilustrasi pengadilan.Thinkstock Ilustrasi pengadilan.

UNAIZAH, KOMPAS.com - Seorang perempuan Arab Saudi kalah dalam persidangan sehingga dia tidak bisa menikahi pria pilihannya, yang merupakan seorang pemain alat musik oud, semacam kecapi.

Melansir BBC, Rabu (3/10/2018), keluarga dari perempuan yang tidak disebutkan namanya itu menolak untuk menyetujui rencana pernikahan keduanya. Keluarga perempuan itu menilai permainan kecapinya membuatnya tidak cocok secara agama.

Perempuan itu merupakan seorang manajer bank di Unaizah, provinsi Qassim. Sementara, pria yang melamarnya juga berprofesi sebagai guru sekolah.

Baca juga: Arab Saudi Akan Buka Pantai Wisata Mirip Riviera di Perancis

Saudi Gazette melaporkan, beberapa wilayah di kerajaan Saudi memandang seorang pria yang memainkan alat musik memiliki reputasi yang buruk.

Perempuan berusia 38 tahun tersebut mengajukan tuntutan ke pengadilan atas hal yang menimpanya. Namun, pengadilan menolak gugatannya dan mengabulkan permintaan keluarganya.

"Karena peminang (pria) memainkan alat musik, dia tidak cocok untuk perempuan ini," demikian pernyataan pengadilan.

Perempuan itu mengatakan, pamannya telah menyetujui pernikahannya, namun salah satu saudara laki-lakinya menolak pria yang melamarnya karena dia juga memainkan alat musik oud.

Peristiwa tersebut menjadi perbincangan penduduk Saudi, setelah pengacara Saudi Abdul Rahman Al-Lahim membahasnya di Snapchat.

Kini, perempuan itu akan berupaya memperoleh campur tangan dari otoritas tertinggi negara untuk terus memperjuangnya cintanya.

Dia bertekad untuk menikahi dengan pujaan hatinya, yang menurutnya merupakan pria yang saleh dan memiliki reputasi baik.

Baca juga: 3 Aktivis Saudi yang Dipenjara Dapat Penghargaan Nobel Alternatif

"Saya tidak akan berhenti di sini. Saya akan membawa masalah ini ke Mahkamah Agung," ucapnya.

Arab Saudi telah meluncurkan serangkaian reformasi kebijakan selama satu tahun terakhir untuk memperbaiki citra kerajaan, termasuk mengizinkan perempuan mengemudikan mobil.

Namun, negara pimpinan Raja Salman ini erus menghadapi kritik atas sistem perwalian yang memungkinkan pria untuk menjalankan wewenang membuat keputusan untuk kerabat perempuan mereka.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Internasional
Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Internasional
Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Internasional
Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Internasional
Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Internasional
Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Internasional
Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Internasional
Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Internasional
Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Internasional
Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Internasional
Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintahan Mesir, 8 Orang Ditahan

Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintahan Mesir, 8 Orang Ditahan

Internasional
Warga Negara-negara Arab Mengaku Semakin Tidak Relijius

Warga Negara-negara Arab Mengaku Semakin Tidak Relijius

Internasional
Pemimpin ISIS Cabang Yaman Dibekuk Pasukan Khusus Arab Saudi

Pemimpin ISIS Cabang Yaman Dibekuk Pasukan Khusus Arab Saudi

Internasional

Close Ads X