Gedung Putih Akhirnya Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk McCain

Kompas.com - 28/08/2018, 12:09 WIB
Gedung Putih  akhirnya mengibarkan bendera setengah tiang untuk menghormati mendiang John McCain. AFP/MANDEL NGANGedung Putih akhirnya mengibarkan bendera setengah tiang untuk menghormati mendiang John McCain.
|

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Gedung Putih akhirnya mengibarkan bendera setengah tiang untuk menghormati John McCain yang meninggal dunia pada akhir pekan lalu dalam usia 81 tahun.

Keputusan ini diambil Presiden Donald Trump usai dihujani kritik atas sikapnya terkait kabar kematian senator Partai Republik itu.

Tak hanya di gedung putih, semua bangunan milik pemerintah federal mengibarkan bendera setengah tiang pada Senin (27/8/2018).

Baca juga: Media Massa Rusia Beramai-ramai Kecam Mendiang John McCain

Meski demikian, Presiden Trump sama sekali tidak memberikan penghormatan terhadap politisi dan veteran perang itu, meski menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga John McCain.

"Meski secara kebijakan dan politik kami berseberangan, saya menghormati Senator McCain yang sudah mengabdi untuk negara dan untuk menghormatinya saya sudah memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di seluruh AS hingga hari pemakaman," demikian pernyataan Trump.

Namun, Trump menegaskan, dia tidak akan menghadiri pemakaman McCain yang akan digelar pada akhir pekan mendatang.

Untuk mewakili Trump, Gedung Putih akan mengirim para pejabat pemerintah termasuk kepala staf dan menteri pertahanan.

Sementara itu, dua mantan presiden George W Bush dan Barack Obama akan memberikan penghormatan untuk McCain dalam upacara pemakaman di Katedral Nasional pada Sabtu (1/9/02018).

Kembali soal pengibaran setengah tiang, secara tradisional jika seseorang dengan kaliber seperti John McCain meninggal dunia maka negara akan memberikan penghormatan.

Salah satu caranya adalah mengibarkan bendera setengah tiang di seluruh negeri hingga hari pemakaman sang tokoh yang meninggal dunia.

Terkait penghormatan terhadap John McCain, para senator dari Partai Republik maupun Demokrat meminta Gedung Putih mengikuti protokol yang sudah baku.

Baca juga: Trump Tak Izinkan Gedung Putih Beri Pujian ke Senator John McCain

Para pengkritik mempertanyakan mengapa setelah John McCain meninggal duia Gedung Putih belum mengibarkan bendera setengah tiang.

Kritikan semakin kencang setelah pada Senin, di saat bendera di seluruh bangunan pemerintah dikibarkan setengah tiang tetapi di Gedung Putih bendera masih berkibar satu tiang penuh.

 
 



Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X