Media Massa Rusia Beramai-ramai Kecam Mendiang John McCain

Kompas.com - 27/08/2018, 19:32 WIB
Senator John McCain dan Barack Obama yang sebelumnya bersaing dalam pemilihan presiden bertemu di Chicago beberapa hari setelah Obama terpilih menjadi presiden Amerika Serikat. Pertemuan ini terjadi pada 17 November 2008.

SAUL LOEBSenator John McCain dan Barack Obama yang sebelumnya bersaing dalam pemilihan presiden bertemu di Chicago beberapa hari setelah Obama terpilih menjadi presiden Amerika Serikat. Pertemuan ini terjadi pada 17 November 2008.
|

MOSKWA, KOMPAS.com - Media massa pro-Kremlin, Senin (27/8/2018), tidak mau "berbaik hati" terhadap Senator John McCain yang meninggal dunia pada akhir pekan lalu.

McCain amat tak disukai Rusia karena mendukung para pemimpin negara-negara bekas Uni Soviet seperti Georgia dan Ukraina yang pro-Barat.

Dia semakin tak disukai setelah menjadi salah satu pendukung dijatuhkannya sanksi terhadap Rusia pasca-aneksasi Semenanjung Crimea.

"McCain merupakan simbol Russofobia dan dia amat tak menyukai kebijakan luar negeri Rusia yang independen," demikian stasiun televisi Rossiya 1.

Baca juga: Trump Tak Izinkan Gedung Putih Beri Pujian ke Senator John McCain

Kecaman terhadap rekam jejak McCain terkait Rusia juga disampaikan tabloid Komsomolskaya Pravda lewat editorialnya.

"McCain amat menyukai perang. Jika Anda belum tewas, itu bukan salah McCain. Dia sudah mencoba," ujar editorial tabloid itu.

Sedangkan Life News, sebuah situs berita pro-Kremlin, mengolok-olok McCain yang menulis opininya di situs berita tidak ternama pravda.ru.

McCain nampaknya menganggap situs itu memiliki kaitan dengan harian Pravda yang amat berpengaruh di masa Uni Soviet.

"Nampaknya tak ada yang memberitahu sang senator bahwa banyak hal telah berubah sejak dia menjadi tawanan perang di Vietnam," tulis Life News.

Stasiun televisi Rossiya 1 lewat siara berita pada Minggu (26/8/2018) malam, bahkan meluangkan waktu hingga empat menit untuk mengupas kehidupan McCain.

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X