Dituduh Diamkan Kasus Pelecehan Seksual, Begini Sikap Paus Fransiskus

Kompas.com - 27/08/2018, 14:32 WIB
Paus Benediktus XVI dan Paus Fransiskus bertemu di Vatikan pada Juni 2017. HO / OSSERVATORE ROMANO / AFP Paus Benediktus XVI dan Paus Fransiskus bertemu di Vatikan pada Juni 2017.

DUBLIN, KOMPAS.com - Pemimpin Gereja Katolik Roma Paus Fransiskus memilih tak menanggapi tuduhan bahwa dia mendiamkan adanya kasus pelecehan seksual.

Pernyataan tersebut dia sampaikan sesaat sebelum menaiki pesawat menuju Roma selepas melakukan kunjungan dua hari ke Irlandia.

Dilansir Reuters via Channel News Asia Senin (27/8/2018), Paus berkata dia sudah membaca dokumen kritik dari Uskup Agung Carlo Mari Vigano.

Baca juga: Dituduh Diamkan Pelecehan Seksual, Paus Fransiskus Diminta Mundur

"Saya berkata kepada Anda (wartawan) dan semua yang mungkin tertarik: baca dokumen itu dengan saksama dan silakan nilai sendiri," ujar Paus Fransiskus.

"Saya tidak akan berkomentar. Saya kira pernyataan itu bakal menunjukkan sifatnya. Anda punya kemampuan jurnalistik untuk mengambil kesimpulan," lanjut paus 81 tahun itu.

Sebelumnya, Vigano meminta Paus asal Argentina itu mengundurkan diri setelah dia dianggap mendiamkan sebuah kasus pelecehan seksual.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kasus tersebut menimpa Kardinal Theodore McCarrick, mantan Uskup Agung Washington, Amerika Serikat (AS).

Mantan Utusan Vatikan untuk Washington berkata, McCarrick sempat mendapat sanksi di era Paus Benediktus XVI.

Sebabnya, terdapat laporan bahwa McCarrick telah melecehkan siswa seminari dan koleganya. Namun, sanksi tersebut dicabut saat Fransiskus menjabat.

Vigano berujar, dia berusaha menjelaskan soal laporan negatif maupun sanksi yang dijatuhkan Benediktus kepada McCarrick.

Namun, Fransiskus memutuskan mengangkat McCarrick sebagai penasihat kepercayaannya. Dalam laporan setebal 11 halaman, Vigano meminta Paus mengakui kesalahannya.

"Saya meminta agar Paus Fransiskus yang pertama mengundurkan diri dari kalangan kardinal yang melindungi skandal McCarrick," kata Vigano.

Baca juga: Korban Pelecehan Seksual di Chile Penuhi Undangan Paus Fransiskus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.