Korban Pelecehan Seksual di Chile Penuhi Undangan Paus Fransiskus

Kompas.com - 30/04/2018, 15:03 WIB
Dua dari korban pelecehan seksual oleh imam di Chile, James Hamilton (kiri) dan Juan Carlos Cruz (kanan), melambaikan tangan ketika berada di Vatikan, Minggu (29/4/2018). (AFP/Andreas Solaro)
Dua dari korban pelecehan seksual oleh imam di Chile, James Hamilton (kiri) dan Juan Carlos Cruz (kanan), melambaikan tangan ketika berada di Vatikan, Minggu (29/4/2018). (AFP/Andreas Solaro)

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Tiga korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang imam di Chile, bertemu dengan Paus Fransiskus di Vatikan, Minggu (29/4/2018).

Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan Vatikan untuk mengungkap skandal pelecehan seksual yang mengguncang Gereja Katolik Roma di Chile.

Korban dari pastor Fernando Karadima ini berada di Vatican City atas undangan pribadi dari paus. Paus Fransiskus bertemu dengan Juan Carlos Cruz, James Hamilton, dan Jose Andres Murillo secara tertutup.

Baca juga : Paus Fransiskus Undang Korban Pelecehan Seksual ke Vatikan

Cruz mengatakan, pertemuannya dengan paus berlangsung sekitar dua jam. Menurut dia, perjumpaan itu memberinya harapan bagi gereja yang memiliki tugas besar.

"Ini menggerakan hati saya, dia mendengarkan saya dengan penuh hormat, kasih, dan kedekatan seperti seorang ayah," kicaunya di Twitter.

Sementara Murillo menyampaikan kepada Paus Fransiskus, betapa pentingnya untuk memahami pelecehan seksual merupakan penyalahgunaan kekuasaan.

Dia berpendapat, tindakan tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan dengan permintaan minta maaf, sedangkan Hamilton menyebut pertemuannya dengan Paus Fransiskus berlangsung dengan hangat.

Ketiganya dijadwalkan akan melakukan konferensi pers bersama pada Rabu (2/5/2018).

Baca juga : Paus Fransiskus Traktir Tunawisma 3.000 Es Krim

Paus menghadapi kritik ketika membiarkan aksi tindakan Barros menutupi kasus pelecehan Karadima yang dilakukan pada 1980-an hingga 1990-an.

Pada Januari lalu, Paus Fransiskus membela Barros. Namun, kemudian dia meminta maaf dan mengirim Uskup Agung Charles Scicluna untuk mengumpulkan bukti-bukti dari kasus tersebut.

Kemudian pada April 2018, Paus Fransiskus mengaku telah membuat kesalahan besar dalam menangani kasus kontroversial di Chile.



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X