Kompas.com - 14/08/2018, 19:31 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dilaporkan menandatangani anggaran pengeluaran yang sudah disepakati Kongres.

Diwartakan Hurriyet Selasa (14/8/2018), Undang-undang Otorisasi Pertahanan Nasional bakal menelan dana 716 miliar dolar AS, atau Rp 10.440 triliun.

Dalam upacara di pangkalan militer Fort Drum New York, Trump mengaku sangat senang setelah Kongres menyetujui anggaran yang diajukannya.

Baca juga: Senat AS Sahkan Larangan Jual Jet Tempur Termahal F-35 ke Turki

"Kami berambisi memperkuat militer seperti yang belum pernah terjadi selama ini. Saat ini, kami sedang melakukannya," ujar Trump.

Sebanyak 638 miliar dolar AS, sekitar Rp 9.297 triliun, bakal digunakan untuk mendanai program pertahanan yang berhubungan dengan Departemen Energi.

Presiden 72 tahun itu berkata dengan dana hingga 2019, dia bakal memfokuskan kepada investasi persenjataan nuklir.

Selain itu, dalam undang-undang itu juga tercantum kewajiban bagi pemerintahan Trump menunda penjualan jet tempur F-35 ke Turki.

Jet tempur siluman generasi kelima itu bakal ditangguhkan hingga Pentagon menyerahkan laporan hubungan AS-Turki dalam 90 hari ke depan.

Kongres melarang penjualan F-35 setelah Ankara juga membeli sistem pertahanan anti-serangan udara S-400 dari Rusia.

Anggota Senat Chris Van Hollen berujar, ada kemungkinan Negeri "Beruang Merah" bakal mencari tahu spesifikasi F-35 melalui Turki.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Hurriyet
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.