Kerajaan Saudi Siap Sambut Jemaah Haji dari Qatar, Asalkan...

Kompas.com - 08/08/2018, 08:09 WIB
Jemaah haji mengeliling Ka?bah di Mekkah, Saudi Arabia. Associated Press/Mosaab ElshamyJemaah haji mengeliling Ka?bah di Mekkah, Saudi Arabia.

RIYADH, KOMPAS.com - Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad Saleh Benten menyatakan pada Selasa (7/8/2018), kerajaan siap menyambut jemaah haji dari Qatar.

Melansir dari Al Arabiya, Benten mengatakan kerajaan akan memastikan warga Qatar dapat memenuhi rukun Islam kelima itu dengan mudah.

Dia justru menuduh pemerintah Qatar memblokir situs web yang dibuat khusus untuk memfasilitasi jemaah dari Qatar.

Benten menyatakan, warga Qatar masih dapat mendaftarkan rincian dan menyelesaikan dokumen di Bandara Internasional King Abdul Aziz, di Jeddah.

Baca juga: Pemerintah Qatar Bantah Larang Warga Berangkat Haji

Selain itu, setiap penduduk Qatar yang tinggal di luar negeri masih dapat mengakses portal untuk registrasi data diri melalui situs web kementerian.

Kendati sudah ada lampu hijau mengenai nasib jemaah haji dari Qatar, namun mereka tetap saja mendapat keterbatasan dari sisi transportasi.

Xinhua melaporkan, jemaah dari Qatar dapat berangkat haji menggunakan maskapai apa pun kecuali Qatar Airways.

Seperti diketahui, maskapai tersebut telah dilarang untuk terbang ke Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Mesir, setelah keempat negara tersebut memutus hubungan diplomatik dengan Qatar.

Sebelumnya, Gubernur Provinsi Mekkah, Khalid bin Faisal Al Saud, menyatakan belum ada warga Qatar yang tiba di Saudi untuk mengikuti ibadah Haji hingga awal Agustus lalu.

"Belum ada jemaah haji dari Qatar yang tiba pada hari ini (1/8/2018)," katanya, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Gulf News mewartakan, Qatar dituding mendukung kelompok ekstremis dan menyokong pendanaan bagi teroris. Namun, pemerintah Qatar menepis tuduhan tersebut.

Baca juga: Proyek Perluasan Pangkalan Udara AS di Qatar Dimulai

Qatar juga berulang kali menyatakan bahwa pemerintah Saudi melarang warga negara dan penduduknya untuk berangkat haji atau umrah di Mekkah.

Sebelum terjadinya pemutusan hubungan diplomatik, warga Qatar bisa mencapai Mekkah menggunakan jalur darat. Namun saat ini, pos pemeriksaan di perbatasan Salwa telah ditutup.

Tidak ada bandara di Mekkah sehingga semua jemaah harus mendarat di Jeddah yang jaraknya sekitar 70 km.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X