Tiga Warga Negara Asing Diculik dan Dibunuh di Afghanistan

Kompas.com - 02/08/2018, 23:07 WIB
Ilustrasi. ISTIlustrasi.

KABUL, KOMPAS.com - Tiga warga negara asing yang dilaporkan telah diculik di Afghanistan, ditemukan telah tewas pada Kamis (2/8/2018).

Melansir dari AFP, informasi dari Kementerian Dalam Negeri menunjukkan bahwa ketiga korban yang masing-masing berasal dari India, Macedonia dan Malaysia, merupakan pekerja di sebuah perusahaan raksasa asal Perancis, Sodexo yang memiliki kantor di Kabul.

"Pada tahap ini kami berpikir jika tindak penculikan dan pembunuhan ini merupakan sebuah tindakan teroris," kata juru bicara kepolisian Hashmat Stanikzai kepada AFP.

Sementara pihak perusahaan Sodexo menyampaikan duka cita atas ketiga korban tewas yang mereka sebut sangat menyedihkan dan menyejutkan.

Baca juga: Muncul Video Berisi Pria Jepang dan Italia yang Diculik di Suriah

"Atas nama Sodexo, saya ingin menyampaikan duka cita kepada keluarga korban, rekan dan juga para kolega korban," kata pejabat eksekutif Denis Machuel.

Pemerintah India dan Malaysia juga telah mengkonfirmasi kematian warganya di Afghanistan dan kini tengah mengupayakan untuk pemulangan jenazah korban.

Raveesh Kumar, juru bicara Kementerian Luar Negeri India menyebut tindakan penculikan dan pembunuhan yang menimpa ketiga korban telah menimbulkan kesedihan yang mendalam.

Belum ada kelompok maupun pihak yang mengaku bertanggung jawab atas insiden penculikan dan pembunuhan kali ini.

Meskipun demikian, di ibu kota Kabul saat ini tengah meningkat jumlah serangan, baik oleh teroris ISIS maupun kelompok Taliban, yang menargetkan pasukan keamanan dan instansi pemerintahan.

Insiden bermula dari penculikan ketiga korban saat meninggalkan kantor mereka pada Kamis (2/8/2018). Satu jam kemudian, jenazah ketiganya ditemukan di dalam mobil oleh pihak berwenang di pinggiran pedesaan di Kabul.

Baca juga: Bebaskan Warganya yang Diculik, Korsel Kirim Kapal Perang ke Libya

"Ketiganya telah ditembak di dalam mobil," kata pejabat Kementerian Dalam Negeri, Bahar Mehr.

Polisi saat ini tengah meminta keterangan dari saksi, yaitu sopir yang membawa mobil yang ditumpangi ketiga korban sebelum diculik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X