Kompas.com - 24/07/2018, 11:58 WIB

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara (Korut) dilaporkan mulai melakukan prosedur melucuti fasilitas peluncuran roket utama.

Laporan tersebut dikeluarkan organisasi Amerika Serikat (AS) yang mengawasi perkembangan Korut, 38North.

Dilansir AFP Selasa (24/7/2018), laporan itu didasarkan pada citra satelit terhadap kegiatan di Stasiun Peluncuran Roket Sohae.

Baca juga: Bahas Jabat Tangan Kim Jong Un, Trump Yakin Korut Bakal Denuklirisasi

Sohae, kawasan pantai di timur laut Korut, merupakan fasilitas yang didesain untuk meluncurkan satelit ke orbit.

Namun, mesin roket disebut bisa diubah untuk kepentingan penggerak rudal. Dunia internasional menyebut program luar angkasa Korut untuk mencoba senjata.

Dalam citra satelit, terlihat bangunan serta menara untuk uji coba bahan bakar cair roket mulai dirubuhkan.

Analis 38North, Joseph Bermudez, mengatakan Sohae memainkan peranan penting dalam pengembangan rudal balistik antar-benua terbaru Korut.

Karena itu, adanya citra satelit soal pelucutan itu menunjukkan langkah penting yang ditunjukkan Pemimpin Korut Kim Jong Un.

"Kim sepertinya berusaha memenuhi janjinya kepada Presiden Donald Trump dalam pertemuan yang digelar di Singapura," kata Bermudez.

Dalam pertemuan yang digelar di Hotel Capella pada 12 Juni lalu, Trump berkata bahwa Kim memberi tahu dia bakal menghancurkan fasilitas uji coba rudal utama.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.