Keputusan Trump Akhiri Latihan Militer dengan Korsel Kejutkan Pentagon

Kompas.com - 13/06/2018, 08:16 WIB
Presiden AS Donald Trump (kiri) berjalan bersama Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menuju lokasi penandatanganan dokumen usai makan siang bersama. AFP / SAUL LOEBPresiden AS Donald Trump (kiri) berjalan bersama Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menuju lokasi penandatanganan dokumen usai makan siang bersama.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri latihan militer di Semenanjung Korea tidak hanya mengejutkan Korea Selatan, tapi juga Kementerian Pertahanan AS alias Pentagon.

Dilansir dari The New York Times, Selasa (12/6/2018), beberapa jam setelah pengumuman Trump dalam konferensi pers di Singapura, pasukan AS di Seoul menyatakan masih tetap menggelar latihan militer gabungan pada musim gugur ini, sampai menerima arahan.

Juru bicara militer AS di Korea Selatan, Jennifer Lovett, menyatakan, dalam e-mail yang diterima komando AS di sana tidak menerima panduan terbaru tentang pelaksanaan atau penghentian latihan militer yang disebut Ulchi Freedom Guardian.

Baca juga: Trump: Latihan Militer AS dan Korsel Bakal Dihentikan

"Kami akan melanjutkan postur militer kami saat ini sampai kami menerima panduan terbaru dari Kementerian Pertahanan," katanya.

Ulchi Freedom Guardian merupakan salah satu latihan militer terbesar di dunia. Latihan perang ini pada tahun lalu berlangsung selama 11 hari dan melibatkan 17.500 pasukan AS serta 50.000 tentara Korsel.

Latihan tersebut termasuk simulasi komputer yang dilakukan di bungker besar di Seoul untuk memeriksa kesiapan sekutu untuk menangkis agresi Korut.

Di Washington DC, pejabat Pentagon, Kementerian Luar Negeri AS, dan Gedung Putih berupaya menemukan dampak dari komentar Trump, yang dilontarkan seusai pertemuan bersejarahnya dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

"Kementerian Pertahanan terus bekerja dengan Gedung Putih, dan sekutu serta mitra kami untuk ke depannya," ujar juru bicara Pentagon Christopher Logan.

"Kami akan memberikan informasi tambahan saat sudah tersedia," imbuhnya.

Sementara itu, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in memuji pertemuan Trump dan Kim Jong Un.

"Ini peristiwa bersejarah yang telah membantu mematahkan warisan Perang Dingin yang tersisa di bumi," ucapnya dalam pernyataan.

Baca juga: Ini Kata Para Pemimpin Negara Soal Pertemuan Trump-Kim Jong Un

Kendati demikian, janji Trump untuk mengakhiri latihan militer gabungan membuat banyak orang Korea Selatan tercengang.

Trump berjanji akan berhenti mengadakan latihan militer untuk mendukung langkah denulikrisasi yang bakal dilakukan oleh Korut.

Seperti diketahui, latihan militer di Semenanjung Korea yang sebelumnya digelar, kerap memicu kemarahan Korut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X