Ini Kata Para Pemimpin Negara Soal Pertemuan Trump-Kim Jong Un

Kompas.com - 13/06/2018, 07:07 WIB
Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjalan menuju ke Oval Office untuk menghadiri pertemuan di Gedung Putih, Washington DC, Senin 95/3/2018). (AFP/Mandel Ngan) Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjalan menuju ke Oval Office untuk menghadiri pertemuan di Gedung Putih, Washington DC, Senin 95/3/2018). (AFP/Mandel Ngan)

KOMPAS.com - Pertemuan tingkat tinggi antara Presiden AS Donald Trump dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Singapura, Selasa (12/6/2018) kemarin, disebut-sebut sebagai pertemuan bersejarah.

Banyak pihak mengapresiasi terwujudnya pertemuan antara dua pemimpin negara yang beberapa bulan sebelumnya masih saling bermusuhan dan melontarkan kata-kata kasar, namun kini saling memuji dan menghormati.

Namun bagaimana sebenarnya tanggapan dari para pemimpin negara di dunia atas pertemuan tersebut. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu

Netanyahu menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Trump atas tercapainya pertemuan dengan Kim di Singapura. Dia juga turut mengatakan keberhasilan kebijakannya tentang Iran.

Baca juga: Trump: Kami akan Bertemu Berkali-kali

"Saya memuji Presiden AS Donald Trump atas pertemuan bersejarah di Singapura. Ini merupakan langkah penting dalam upaya membersihkan Semenanjung Korea dari senjata nuklir," kata Netanyahu dalam pernyataannya.

"Trump juga telah mengambil sikap yang kuat terhadap Iran yang berupaya mempersenjatai diri dengan senjata nuklir dan menentang aksi agresinya di Timur Tengah. Tindakan itu sudah mempengaruhi ekonomi Iran," tambahnya.

2. Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson

"Kami menyambut baik fakta bahwa Presiden Trump dan Kim Jong Un telah mengadakan pertemuan yang konstruktif. Ini adalah langkah penting untuk menuju stabilitas kawasan vital untuk pertumbuhan ekonomi global dan rumah bagi ribuan warga Inggris dan minat penting Inggris."

"Masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dan kami harap Kim Jong Un akan terus bernegosiasi dengan itikad baik menuju denuklirisasi yang lengkap, terverifikasi, dan tak dapat diubah. Inggris akan mendukung AS dalam upaya mencapai denuklirisasi Semenanjung Korea," kata Johnson.

Baca juga: Tak Semua Senang dengan Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un

3. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov

Rusia memandang pertemuan Trump-Kim Jong Un dengan sangat optimistis, meski belum melihat isi dokumen kesepakatan, fakta telah terjadinya pertemuan merupakan pertanda baik.

"Kami belum melihat dokumen apa pun. Saya pikir memang belum dipublikasikan, tetapi fakta dari pertemuan itu sendiri sudah menjadi sebuah hal yang positif," kata Lavrov.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X