Kompas.com - 07/06/2018, 13:01 WIB

MAKKAH, KOMPAS.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz menyatakan, pusat perlindungan perempuan sementara akan digunakan sebagai tempat untuk menahan perempuan yang melanggar rambu lalu lintas.

Seperti diketahui, kerajaan Arab Saudi telah mencabut larangan mengemudi mobil bagi perempuan. Aturan itu mulai berlaku pada 24 Juni 2018.

Dilansir dari Arab News, Kamis (7/6/2018), pusat perlindungan perempuan akan menampung para pelanggar lalu lintas, sampai fasilitas khusus dibangun.

Baca juga: Kebijakan Perempuan Saudi Boleh Menyetir Pengaruhi Keuangan Keluarga

Untuk mengawali penerapan aturan tersebut, otoritas Saudi menerbitkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada 10 perempuan pada Senin lalu.

Pekan depan, sekitar 2.000 perempuan Saudi juga akan mendapatkan SIM.

Salah seorang perempuan yang menerima SIM, Rema Jawdat, tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya ketika mendapatkan SIM dari negaranya.

"Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, saya akan menyetir di kerajaan ini," katanya.

"Bagi saya, mengemudi mewakili pilihan, yaitu pilihan untuk bergerak independen.

Jawdat merupakan seorang pejabat di kementerian ekonomi dan perencanaan yang memiliki pengalaman mengemudi di Lebanon dan Swiss.

Perempuan lainnya kebanyakan memiliki SIM yang diberikan oleh negara lain, termasuk Inggris dan Kanada.

Halaman:
Sumber Arab News
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.