Cederai Mata Pilot, AS Protes Penggunaan Laser China di Djibouti

Kompas.com - 04/05/2018, 16:24 WIB
Foto yang diambil pada 1 Agustus 2017, memperlihatkan pasukan Tentara Pembebasan Rakyat China saat diresmikannya pangkalan militer China di Djibouti. STR / AFPFoto yang diambil pada 1 Agustus 2017, memperlihatkan pasukan Tentara Pembebasan Rakyat China saat diresmikannya pangkalan militer China di Djibouti.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Dua pilot AS mengalami cedera mata ringan saat mencoba mendarat di pangkalan Amerika di Djibouti. Cedera itu diyakini akibat sinar laser milik militer China.

Menurut Kementerian Pertahanan AS insiden tersebut tidak hanya sekali melainkan telah terjadi beberapa kali.

Pejabat di Pentagon pun telah melayangkan komplain diplomatik resmi kepada militer China yang menuntut dilakukannya investigasi.

"Sejumlah insiden tersebut adalah hal yang serius. Tindakan itu telah menjadi ancaman bagi para penerbang kami," kata juru bicara Kementerian Pertahanan AS, Dana White, pada Kamis (3/5/2018).

Baca juga : Rusia Pakai Laser untuk Butakan Mata Penjaga Perbatasan Ukraina

Salah satu insiden tersebut menimpa dua orang pilot pesawat kargo C-130 AS. Kedua mata pilot itu mengalami cedera ringan usai terkena sorotan sinar laser saat akan mendarat di pangkalan yang terletak di semenanjung Afrika itu.

China tahun lalu membuka pangkalan angkatan laut di Djibouti dengan jarak hanya beberapa mil dari fasilitas AS di kamp Lemmonier di bandara internasional Djibouti.

Pangkalan tersebut menjadi yang pangkalan luar negeri pertama milik Beijing di tengah bertumbuhnya kekuatan militer China.

Kendati belum ada jawaban resmi, White meyakini pancaran sinar laser berkekuatan tinggi tersebut berasal dari pihak China.

Pentagon telah mengajukan pengaduan resmi karena sejumlah kasus yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir.

Melansir dari SCMP, pemerintah AS sebelumnya telah memperingatkan kepada para pilotnya akan adanya ancaman sinar laser di sekitar pangkalan China.

Namun pengaman militer China, Zhou Chenming mengatakan, laser tersebut kemungkinan lebih ditujukan untuk mengusir burung di dekat lapangan terbang atau mengganggu perangkat drone mata-mata daripada menargetkan pilot asing.

Mereka juga menunjukkan bahwa China memiliki protokol yang melarang penggunaan laser yang dapat menyebabkan kebutaan permanen.

Baca juga : Djibouti Dijadikan Pangkalan Militer Pertama China di Luar Negeri

"Pangkalan China dan AS di Djibouti memang sangat dekat, sehingga sangat mungkin saling mengganggu jika kedua belah pihak tidak memiliki mekanisme komunikasi yang tepat," kata Zhou yang berbasis di Beijing.

Zhou juga menyebut China telah secara terbuka menunjukkan penggunaan sinar laser untuk menghalau drone dalam sebuah pameran dirgantara.



Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X