Kompas.com - 30/04/2018, 11:15 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Pekan lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjamu tamu istimewa Presiden Perancis Emmanuel Macron di Gedung Putih, Washington DC.

Untuk mengawali kunjungan Macron ke AS, dia bergabung dengan Trump menyekop tanah dan menanam pohon ek muda disaksikan oleh ibu negara masing-masing dan seluruh dunia.

Pohon tersebut bukanlah tanaman biasa. Sebagai sebuah simbol relasi kedua negara, pohon didatangkan dari hutan di sebelah utara Perancis, di mana sekitar 2.000 marinis AS tewas dalam Perang Dunia I.

Baca juga: Diplomasi Mesra Trump dan Macron di Gedung Putih

Namun, dalam beberapa hari kemudian, pohon yang ditanam dua pemimpin negara itu tidak terlihat lagi di halaman Gedung Putih.

Di tengah berbagai spekulasi terkait hilangnya pohon ek, Pemerintah Perancis pada Minggu (29/4/2018) memberikan penjelasan.

"Pohon itu sedang dikarantina, yang merupakan syarat bagi semua makhluk hidup yang diimpor ke AS," tulis Duta Besar Perancis untuk AS Gerard Araud di Twitter.

"Pohon akan ditanam kembali sesudahnya," imbuhnya.

Ketika menanggapi tudingan dari warganet mengenai pohon yang kemungkinan sudah ditanam sebelumnya, Araud mengatakan, akar pohon masih tertutup plastik.

"Akar masih diperlakukan secara hati-hati untuk dikarantina," katanya.

Dilansir dari BBC, jenis pohon ek tersebut dapat tumbuh dengan baik jika ditanam pada musim gugur sehingga memberi waktu bagi akar pohon untuk bertumbuh dan siap menghadapi musim panas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber BBC,AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.