Trump: Penggeledahan Kantor Pengacara Pribadi Saya oleh FBI Memalukan

Kompas.com - 10/04/2018, 15:26 WIB
Presiden AS Donald Trump melambai sambil memegang payungnya saat tiba di Los Angeles, California, Selasa (13/3/2018). (AFP/Frederic J Brown) Presiden AS Donald Trump melambai sambil memegang payungnya saat tiba di Los Angeles, California, Selasa (13/3/2018). (AFP/Frederic J Brown)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump langsung menanggapi penggeledehan yang dilakukan Biro Investigasi Federal ( FBI) ke kantor pengacara pribadinya, Michael Cohen.

Diwartakan BBC Selasa (10/4/2018), dalam pertemuan kabinet, Trump menyebut penggerebekan tersebut sebagai sebuah tindakan yang sangat memalukan.

Presiden 71 tahun itu menyamakan penggerebekan ke kantor Cohen sebagai "aksi perburuan terhadap penyihir".

"Tindakan yang sudah berlangsung lebih dari 12 bulan ini jelas merupakan sebuah serangan terhadap negara kita," kata Trump di hadapan awak media.

Trump juga menyerang Penasihat Khusus Robert Mueller, yang disebut memimpin penggeledahan di kantor Cohen di Manhattan tersebut.

Baca juga : FBI Gerebek Kantor Pengacara Pribadi Trump

Mueller tengah menyelidiki dugaan keterlibatan Rusia yang membantu kemenangan Trump saat Pemilu Presiden AS 2016.

"Robert Mueller dan timnya adalah sekelompok orang paling bias di sini," kecam mantan pembawa acara drama realitas The Apprentice itu.

Diwartakan Washington Post, FBI mengawasi Cohen setelah dia diduga melakukan tiga pelanggaran hukum.

Yakni penipuan bank, penipuan kabel diplomatik, dan pelanggaran yang berkaitan dengan finansial kampanye Pilpres 2016.

Pengacara Cohen, Stephen Ryan berujar, sejumlah dokumen yang berkaitan dengan kampanye Trump saat Pilpres 2016 disita atas permintaan Mueller.

Selain itu, dokumen yang berhubungan dengan Stormy Daniels, bintang porno yang mengaku berselingkuh dengan Trump di 2006 juga disita.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X