Kompas.com - 09/04/2018, 10:14 WIB

BBC melaporkan, Presiden Perancis Emmanuel Macron juga mengeluarkan pernyataan kecaman terhadap serangan yang menewaskan warga sipil di Suriah.

Awalnya, media di Suriah mencurigai serangan di pangkalan militer dilakukan oleh AS.

Pada April 2017, AS pernah menembakkan 59 rudal jelajah Tomahawk di lapangan udara militer Shayrat Suriah sebagai tanggapan atas serangan senjata kimia di kota yang dikuasai pemberontak, Khan Sheikhoun.

Serangan terbaru militer Suriah yang memukul area pemberontak di Ghouta Timur, Suriah, menyebabkan sekitar 70 warga sipil tewas dalam waktu sekitar 24 jam.

Belasan orang dilaporkan mengalami masalah pernapasan di Douma, daerah kantong terakhir yang dikuasai pemberontak di Ghouta Timur.

Tim penyelamat meyakini pasukan negara yang dipimpin Presiden Bashar Al-Assad itu telah menggunakan gas klorin beracun.

Baca juga : Serangan Pasukan Suriah Diduga Pakai Gas Racun, 70 Warga Sipil Tewas

Video yang dirilis oleh pertahanan sipil Suriah atau Helm Putih menunjukkan banyak pria, perempuan, dan anak-anak dalam keadaan tak berdaya di sebuah rumah, banyak yang mengeluarkan busa dari mulut mereka.

Suriah dan Rusia menyangkal telah menggunakan bahan kimia dalam serangan tersebut, dan kini telah mencapai kesepakatan dengan pemberontak untuk melakukan evakuasi terhadap warga sipil.

Dewan Keamanan PBB diperkirakan akan melakukan pembicaraan menanggapi insiden di Suriah pada hari ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.