Kompas.com - 29/03/2018, 18:36 WIB
Pelajar Arab Saudi yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri bakal menerima penghargaan berupa dana bantuan dari Kerajaan Saudi sebesar Rp 27,5 juta. SAUDI PRESS AGENCY/ARAB NEWSPelajar Arab Saudi yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri bakal menerima penghargaan berupa dana bantuan dari Kerajaan Saudi sebesar Rp 27,5 juta.

RIYADH, KOMPAS.com - Para pelajar dan mahasiswa asal Arab Saudi yang tengah menuntut ilmu di luar negeri bakal menerima penghargaan berupa uang dari Kerajaan Saudi sebesar 2.000 dollar AS (sekitar Rp 27,5 juta).

Hal tersebut setelah Raja Salman bin Abdulaziz menyetujui usulan dari Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman untuk mendukung pendidikan para pelajar Saudi.

Penghargaan tersebut diberikan kepada para pelajar asal Saudi yang tengah menempuh pendidikan melalui program beasiswa kerajaan maupun yang menggunakan dana pribadi di universitas yang diakui.

Baca juga: Arab Saudi Bersihkan Kurikulum Sekolah dari Pengaruh Ikhwanul Muslimin

Menurut Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, saat ini ada sekitar 90.000 pelajar Saudi yang tengah menempuh pendidikan di luar negeri dengan beasiswa dari pemerintah. Sekitar 850 di antaranya bahkan belajar di 10 universitas terbaik dunia.

Dilansir dari Al Arabiya, usulan pemberian penghargaan kepada para pelajar Saudi di luar negeri itu muncul di saat kunjungan Pangeran Mohammed bin Salman di AS.

Ketika itu, pangeran yang akrab disapa MbS itu menyebut para pelajar yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri merupakan wajah kehormatan dari Arab Saudi.

Dilaporkan Kantor Berita Arab Saudi (SPA), Raja Salman juga menyetujui rekomendasi lain untuk memperluas program beasiswa luar negeri untuk menyertakan pelajar Saudi yang memenuhi persyaratan dan belajar di luar negeri dengan biaya sendiri.

Pekan sebelumnya, Kementerian Pendidikan Arab Saudi mengeluarkan sejumlah keputusan untuk membantu para mahasiswa Saudi yang sedang belajar di luar negeri.

Bantuan diberikan di antaranya agar mereka dapat mengambil pelajaran privat untuk mengatasi kesulitan dalam pembelajaran, serta meningkatkan nilai para pelajar di universitas terkemuka.

Baca juga: Putra Mahkota Saudi Ingin Memimpin Arab Saudi Sampai Akhir Hayat

Sementara awal Januari lalu, para pelajar Saudi penerima beasiswa juga mendapat kenaikan beasiswa sebesar 10 persen selama setahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X