Kompas.com - 29/03/2018, 11:32 WIB

MELBOURNE, KOMPAS.com - Seorang pria di Melbourne, Australia, membunuh dan memutilasi istrinya di depan tiga anak-anaknya yang masih belia. Kini, dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Polisi meyakini, pria berusia 36 tahun asal Broadmeadows tersebut, telah membunuh istrinya karena sang istri tidak ingin dia bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Juli 2016, ketika polisi mendapat laporan dari tiga anak yang melihat ayah mereka membunuh ibunya.

Baca juga : Mengaku Anggota ISIS, Seorang Pria Sandera Sejumlah Orang di Perancis

Anak-anak juga mengatakan, ayah mereka membungkus tubuh ibunya dengan plastik dan selimut, sebelum dimasukkan ke dalam mobil.

Pria itu kemudian membuang jasad istrinya di semak-semak dekat lapangan tenis di Dallas di Melbourne Utara.

Dalam sidang di pengadilan, terungkap bahwa korban mendapatkan luka tusukan, dan kemungkinan tewas karena kehilangan banyak darah.

Jasadnya ditemukan oleh masyarakat dan baru bisa diidentifikasi beberapa pekan kemudian.

Polisi mengungkap, pria tersebut mengaku bertengkar dengan istrinya mengenai keinginannya pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Baca juga : Sekelompok Warga AS Anggap Bendera Malaysia sebagai Lambang ISIS

Hakim Mahkamah Agung di Melbourne Les Lastry dalam keputusannya pada Kamis (29/3/2018) mengatakan, dia tidak yakin masalah keinginan bergabung dengan ISIS menjadi satu-satunya alasan pembunuhan itu.

Hakim menggambarkan pembunuhan tersebut sebagai tindakan yang mengerikan dan sangat sadis.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.