Kompas.com - 09/03/2018, 22:33 WIB

PARKLAND, KOMPAS.com - Pelaku penembakan massal SMA Marjory Stoneman Douglas di Parkland, Florida, Nikolas Cruz, dilaporkan mencabut berkas pembelaannya.

Pernyataan tersebut diumumkan oleh asisten pengacara Cruz, Melisa McNeill, dalam dokumen yang diberikan ke Pengadilan Broward County.

Diberitakan oleh New York Post Jumat (9/3/2018), dalam suratnya, McNeill menilai pembelaan yang diajukan terlalu prematur.

"Klien kami bersikap diam selama masa persidangan. Itu yang membuat kami memutuskan untuk menarik berkas pembelaan tidak bersalah," kata McNeill.

Pengacara yang membela kasus Cruz, Howard Finkelstein berujar, dia yang meminta Cruz untuk tetap diam selama sidang.

Baca juga : Ketika Tweet Trump Pancing Amarah Korban Penembakan Massal Florida

Dengan 17 dakwaan melakukan pembunuhan berencana, remaja berusia 19 tahun tersebut terancam mendapat hukuman mati.

Harapannya jika Cruz tetap diam, pengadilan bakal menjatuhkan vonis seumur hidup untuk 34 dakwaan tanpa adanya pembebasan bersyarat.

"Jujur saja, memberikan argumentasi 'tidak bersalah' terasa janggal dalam kasus ini. Pengadilan ini juga bakal semakin menyakiti keluarga korban," kata Finkelstein.

Sebelumnya, Cruz menyerang SMA Marjory, yang notabene merupakan bekas sekolahnya, pada 14 Februari lalu menggunakan senapan semi-otomatis AR-15.

Aksi Cruz yang sempat mengikuti pelatihan paramiliter tersebut membuat 17 orang murid dan guru tewas, serta melukai 15 orang lainnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.