Pelaku Penembakan Sekolah di Florida Dijerat 17 Dakwaan Pembunuhan

Kompas.com - 08/03/2018, 11:55 WIB
Asisten Pembela Umum Hector Romero (kiri) dan Pembela Umum Melisa McNeill (kanan) terlihat di layar televisi pada penampilan perdana tersangka penembakan Nikolaus Cruz di pengadilan Broward County Court House di Fort Lauderdale, Florida, Amerika Serikat, Kamis (15/2/2018). Nikolaus merupakan pelaku penembakan di SMA Marjory Stoneman Douglas di Parkland, Florida, pada Rabu, 14 Februari yang menewaskan 17 orang. AFP HOTO/POOL/SUSAN STOCKER-SUN Asisten Pembela Umum Hector Romero (kiri) dan Pembela Umum Melisa McNeill (kanan) terlihat di layar televisi pada penampilan perdana tersangka penembakan Nikolaus Cruz di pengadilan Broward County Court House di Fort Lauderdale, Florida, Amerika Serikat, Kamis (15/2/2018). Nikolaus merupakan pelaku penembakan di SMA Marjory Stoneman Douglas di Parkland, Florida, pada Rabu, 14 Februari yang menewaskan 17 orang.
|

MIAMI, KOMPAS.com - Pelaku penembakan sekolah di Florida Nikolas Cruz, Rabu (7/3/2018), dijerat 34 dakwaan pembunuhan dan percobaan pembunuhan.

Seluruh dakwaan itu disampaikan dalam sidang di pengadilan Broward County kepada Cruz yang memang sudah mengakui perbuatannya tersebut.

Secara detil Cruz dijerat 17 dakwaan pembunuhan berencana dan 17 dakwaan percobaan
pembunuhan tingkat pertama.

"Dakwaan percobaan pembunuhan terkait dengan para korban luka dalam serangan itu," demikian jaksa Michael Statz.

Baca juga : Di Florida, Kini Guru Boleh Membawa Senjata ke Sekolah

Pada 14 Februari lalu, Cruz (19) memasuki SMA Marjory Stoneman Douglas di Parkland, sebelah utara Miami lalu memberondongkan peluru dari senapan otomatis AR-15 yang dibawanya.

Alhasil, sebanyak 14 orang siswa dan tiga staf sekolah meninggal dunia serta belasan lainnya mengalami luka-luka.

Setelah melakukan aksinya, mantan murid SMA Stoneman Douglas itu sempat mampir di Walmart dan restoran McDonald's sebelum polisi menangkapnya 40 menit setelah beraksi.

Setelah tragedi itu, para siswa sekolah di Parkland menggelar aksi yang diberi nama "Never Again" untuk mendesak para politisi memerhatikan isu kekerasan bersenjata dan penembakan massal di AS.

Di Florida saja selama dua tahun terakhir terjadi tiga kali kasus penembakan massa.

Pada 2016, 49 orang tewas di sebuah klub malam di kota Orlando, lima orang tewas di Fort Lauderdale pada 2017, dan 17 orang tewas di Parkland.

Baca juga : Korban Penembakan Massal Florida Hilangkan Trauma dengan Terapi Anjing

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Gulf News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Internasional
Istri Siksa Perempuan Lain Pakai Mainan Seks, Pria di India Bunuh Diri

Istri Siksa Perempuan Lain Pakai Mainan Seks, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Korea Utara Ejek Mantan Wapres AS Joe Biden sebagai 'Anjing Gila'

Korea Utara Ejek Mantan Wapres AS Joe Biden sebagai "Anjing Gila"

Internasional
Bocah Jenius Berumur 9 Tahun Ini Bakal Lulus Sarjana, Sudah Berencana Ambil S3

Bocah Jenius Berumur 9 Tahun Ini Bakal Lulus Sarjana, Sudah Berencana Ambil S3

Internasional
Wanita Ini Gigit Penis Pacar dan Mengancamnya Pakai Pisau

Wanita Ini Gigit Penis Pacar dan Mengancamnya Pakai Pisau

Internasional
Pria di India Kehilangan Sang Istri yang Jadi Bahan Taruhan Judi

Pria di India Kehilangan Sang Istri yang Jadi Bahan Taruhan Judi

Internasional
Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Internasional
Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Internasional
Kepalanya Dihantam 'Benda Keras', Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Internasional
Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X