AS: Korea Utara Perintahkan Pembunuhan Kim Jong Nam dengan Racun VX

Kompas.com - 07/03/2018, 08:21 WIB
Foto ini diambil pada 2001, ketika Kim Jon Nam tiba di bandara Narita, Jepang. TOSHIFUMI KITAMURA / AFPFoto ini diambil pada 2001, ketika Kim Jon Nam tiba di bandara Narita, Jepang.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Penyelidikan Amerika Serikat terhadap pembunuhan saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memasuki babak baru.

Di tengah mencairnya hubungan antara dua Korea, penyelidikan oleh AS menyimpulkan Korea Utara terbukti memerintahkan pembunuhan terhadap Kim Jong Nam, saudara tiri sekaligus pesaing Kim Jong Un yang potensial, dengan menggunakan racun VX.

"Ini penghinaan publik terhadap norma universal terhadap penggunaan senjata kimia," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Heather Nauert, Selasa (6/3/2018).

"Lebih jauh, ini menunjukkan sifat ceroboh Korea Utara dan menggarisbawahi, kami tidak dapat menoleransi program senjata pemusnah massal Korea Utara dalam bentuk apapun," tambahnya.

Temuan tersebut memicu pemberian sanksi ekonomi lanjutan dari AS kepada pemerintah Korea Utara.

Baca juga : Kim Jong Nam Sempat Ungkap Hidupnya dalam Bahaya

Berdasarkan undang-undang AS, ketika sebuah negara atau pemimpin melanggar larangan penggunaan senjata kimia dan biologi, larangan impor dari negara tersebut akan diberlakukan.

Namun, Korea Utara telah memperoleh sejumlah sanksi dari AS dan PBB.

Upaya menghidupkan kembali kontroversi pembunuhan Kim Jong Nam tahun lalu oleh dua perempuan di bandara Kuala Lumpur, dapat menganggu usaha untuk memulai pembicaraan dua Korea yang sudah dilakukan pada awal pekan ini.

Nauert mengatakan, tim investigasi AS yang beroperasi di bawah UU Pengendalian Senjata Kimia dan Biologi, serta UU Penghapusan Peperangan telah menetapkan, Korea Utara dipersalahkan atas pembunuhan Kim Jong Nam dengan menggunakan VX.

Kim Jong Nam meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit pada 13 Februari 2017.

Baca juga : Sebelum Dibunuh, Kim Jong Nam Sempat Bertemu Agen Rahasia AS

Beberapa orang sudah ditahan terkait dengan insiden ini, salah satunya adalah Siti Aisyah, warga Indonesia.

Siti Aisyah dan seorang perempuan Vietnam bernama Doan Thi Houng dituduh menyergap Kim Jong Nam, lalu mengoleskan kain yang sudah dilumuri zat VX itu ke wajahnya.

VX (racun saraf) merupakan zat paling mematikan di antara semua zat kimia beracun yang digunakan sebagai senjata kimia.

Satu tetes VX pada kulit bisa berakibat fatal. Zat ini bisa membunuh manusia dalam hitungan menit.



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X