Video Pembunuhan Kim Jong Nam Ditayangkan di Ruang Sidang - Kompas.com

Video Pembunuhan Kim Jong Nam Ditayangkan di Ruang Sidang

Kompas.com - 11/10/2017, 21:49 WIB
Dua terdakwa kasus pembunuhan Kim Jong Nam, saudarai tiri dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yakni perempuan Vietnam, Doan Thi Huong (kiri) dan perempuan Indonesia, Siti Aisyah (kanan).
Reuters Dua terdakwa kasus pembunuhan Kim Jong Nam, saudarai tiri dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yakni perempuan Vietnam, Doan Thi Huong (kiri) dan perempuan Indonesia, Siti Aisyah (kanan).

SHAH ALAM, KOMPAS.com - Rekaman video dari kamera keamanan yang menunjukkan serangan terhadap Kim Jong Nam di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur ditayangkan dalam persidangan, Rabu (11/10/2017).

Kim Jong Nam adalah saudara tiri Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

Dalam rekaman itu terlihat pula dua perempuan berlari menjauh setelah melakukan "serangan" kepada Kim Jong Nam.

Video itu menunjukkan, Kim Jong-Nam tiba di terminal keberangkatan bandara internasional Kuala Lumpur tanggal 13 Februari 2017.

Baca: Korea Utara Bantah Tudingan soal Racun VX di Geneva

Dia lalu memasuki kawasan pendaftaran penumpang. Seorang perempuan yang diidentifikasi pengadilan sebagai tersangka warga Vietnam bernama Doan Thi Huong mendekati Kim.

Huong mengusapkan kedua tangannya ke wajah Kim dari belakang, sebelum melarikan diri.

Seorang perempuan lain juga terlihat berlari setelah serangan itu.

Perempuan yang bernama Siti Aisyah adalah warga Negara Indonesia. Namun dia tidak terlihat dalam video yang merekam serangan tersebut.

Kendati demikian, polisi bernama Wan Azirul Nizam Che Wan Aziz mengukuhkan, Siti adalah tersangka lain yang lari ke arah berbeda setelah serangan tersebut.

Wan Azirul mengatakan di muka pengadilan, sikap Huong agresif, dan ia tidak meminta maaf terhadap Kim.

Huong dituding mengusapkan zat beracun VX ke wajah Kim hingga mengakibatkan kematian.

Baca: Saksi Ahli: Jejak Racun VX Ditemukan di Kaus Siti Aisyah

Sejumlah video lain juga dipertontonkan dalam sidang itu.

Antara lain, video yang menunjukkan kedua perempuan itu berlari ke kamar kecil setelah serangan itu, dengan posisi tangan yang seolah dijauhkan dari tubuh mereka.

Kedua perempuan itu tidak masuk ke toilet di lantai yang sama saat mereka menyerang, tapi menggunakan kamar kecil di lantai di bawahnya.

Mereka diduga mencuci tangan untuk membersihakn racun dari tangan mereka.

Jaksa penuntut meyakini, kedua perempuan itu mengetahui bahwa mereka melakukan serangan beracun.

Para pengacara yang membela mereka bersikukuh, Huong dan Aisyah diperdaya agen-agen Korea Utara yang ditugaskan menjalankan misi pembunuhan.

Kedua perempuan ditipu sedemikian rupa sehingga percaya bahwa apa mereka lakukan adalah aksi banyolan untuk televisi.

Baca: Malaysia Diminta Berbagi dengan PBB Terkait Bukti Penggunaan Racun VX

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM