Karena Permintaan Sang Ayah, Terpidana Ini Lolos dari Hukuman Mati

Kompas.com - 23/02/2018, 10:42 WIB
Kent Whitaker (kiri), dan anaknya Bart Whitaker yang menjadi pelaku utama pembunuhan terhadap keluarganya di Desember 2003. AFP/HandoutKent Whitaker (kiri), dan anaknya Bart Whitaker yang menjadi pelaku utama pembunuhan terhadap keluarganya di Desember 2003.

HOUSTON, KOMPAS.com — Bart Whitaker tega menyewa orang untuk membunuh keluarganya sendiri demi mengamankan asuransi mereka.

Namun, sang ayah, Kent Whitaker, yang selamat dari pembunuhan tersebut masih bersedia mengampuninya.

Berkat lobi Kent, Bart lolos dari hukuman mati yang sedianya dilaksanakan pada Kamis (22/2/2018).

Dilaporkan Sky News, Jumat (23/2/2018), Gubernur Texas Greg Abbott memutuskan memberikan grasi kepada pria 38 tahun itu.

Pemberian pengampunan itu diberikan setelah semua anggota Dewan Pengampunan dan Pembebasan Bersyarat Texas menyetujui keinginan Kent, Selasa (20/2/2018).

Baca juga: Pria Ini Memohon agar Anaknya Tidak Dihukum Mati

Keputusan Abbott memberi grasi tersebut terjadi kurang dari satu jam sebelum Bart disuntik mati.

Dalam pernyataannya, Abbott menjawab Kent bakal kembali menjadi korban jika negara bagian kukuh mengeksekusi Bart.

"Faktor ini menjadi pertimbangan utama mengganti hukuman terpidana menjadi seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat," kata Abbott.

Ini merupakan kali pertama dalam satu dekade, Texas memutuskan memberikan pengampunan kepada terpidana mati.

Dalam keterangan yang diberikan kepada sipir penjara, Bart mengucapkan terima kasih kepada Texas yang telah mendengarkan ayahnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Sky
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X