Tiga Bulan, Arab Saudi Tahan Lebih dari 500.000 Ekspatriat

Kompas.com - 13/02/2018, 21:14 WIB
Petugas keamanan publik memeriksa dokumen ekspatriat di dalam sebuah bus di Riyadh. Saudi Public Security Department via Arab NewsPetugas keamanan publik memeriksa dokumen ekspatriat di dalam sebuah bus di Riyadh.

RIYADH, KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi tengah menggalakkan kampanye nasional "Negara Tanpa Pelanggar" untuk menegakkan ketertiban dalam masyarakat.

Di bawah kampanye tersebut, pihak-pihak yang melanggar peraturan akan ditindak tegas, tidak terkecuali bagi para warga negara asing yang menetap di Saudi.

Melansir dari Arab News, Divisi Keamanan Publik Kerajaan Arab Saudi mencatatat sebanyak 562.691 ekspatriat yang tinggal di negara itu telah ditahan sejak November 2017 lalu.

Mereka ditahan dengan tuduhan telah melanggar sejumlah peraturan, yakni keamanan tenaga kerja, izin tinggal, dan aturan keamanan perbatasan negara.

Baca juga: Pemerintah Saudi Larang Ekspatriat Bekerja di 12 Bidang Ini

Dari jumlah total tersebut, sebanyak 382.921 orang ditahan karena tidak memiliki izin tinggal tetap (Iqama), 127.566 orang tanpa izin kerja yang sah, dan 52.204 orang dianggap telah melanggar sistem keamanan perbatasan.

Mereka yang ditahan atas pelanggaran tersebut diwajibkan untuk mengurus prosedur secara legal sebelum dibebaskan atau akan dideportasi.

Hukuman segera dikenakan kepada 100.005 pelanggar dan 80.963 orang dikirim ke misi diplomatik negara masing-masing untuk mendapatkan dokumen perjalanan resmi.

Sebanyak 89.339 orang diminta melengkapi dokumen perjalanan mereka, sementara 127.221 orang pelanggar telah dideportasi.

Otoritas berwenang juga menangkap 1.092 warga yang terlibat dalam membantu pengangkutan maupun melindungi para pelanggar.

Menurut pejabat kepolisian Riyadh, kebanyakan tindak kejahatan dilakukan oleh pekerja yang tinggal di dalam wilayah Saudi secara tidak sah.

"Mereka yang tertarik untuk tinggal secara sah di Arab Saudi selalu mendatangi pihak berwenang untuk mengatur izin tinggal mereka di wilayah kerajaan," kata pejabat polisi itu.

Baca juga: Ratusan Ribu Ekspatriat Perancis Berikan Suara dalam Pilpres

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Arab News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Internasional
Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Internasional
Kepalanya Dihantam 'Benda Keras', Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Internasional
Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X