Pemerintah Saudi Larang Ekspatriat Bekerja di 12 Bidang Ini

Kompas.com - 31/01/2018, 09:18 WIB
Kota Riyadh di Arab Saudi FOTO REUTERSKota Riyadh di Arab Saudi
|
EditorVeronika Yasinta


RIYADH, KOMPAS.com — Pemerintah Arab Saudi melarang ekspatriat bekerja di 12 bidang pekerjaan sehingga hanya tersedia bagi warga negara kerajaan tersebut.

Keputusan dari Menteri Buruh Ali bin Nasser Al Ghafis akan berlaku mulai September 2018.

Seperti dilansir dari Al Jazeera, Selasa (30/1/2018), tujuan dari kebijakan itu untuk memberikan kesempatan kerja bagi penduduk Saudi yang lebih banyak di sektor swasta.

Juru bicara Kementerian Buruh, Khalid Abalkhail, mengatakan, bidang pekerjaan yang dilarang bagi ekspatriat mencakup sektor perdagangan, seperti penjualan jam, kaca mata, peralatan medis, listrik dan perangkat elektronik, suku cadang, material bangunan, mobil, toko mebel, dan sebagainya.

Baca jug: Pemerintah Arab Saudi Masih Tahan 56 Tersangka terkait Kasus Korupsi

Dia menyatakan, sebuah komite akan dibentuk untuk memfasilitasi kebijakan tersebut.

Angka pengangguran di Arab Saudi telah melampaui 12 persen pada tahun lalu ketika kerajaan sedang bergelut dengan ekonomi akibat penurunan harga minyak.

Arab Saudi juga mencanangkan rencana Visi 2030 untuk revitalisasi dan diversifikasi ekonomi yang selamai ini bergantung pada minyak.

Kerajaan telah memperkenalkan pajak pertambahan nilai yang berlaku bagi berbagai komoditas, termasuk makanan, pakaian, hiburan, barang elektronik, dan tagihan utilitas.

Baca juga: Bebas dari Tahanan, Pangeran Arab Saudi Makin Kaya

Pemerintah Saudi juga menghentikan pembayaran negara atas tagihan air dan listrik untuk anggota keluarga kerajaan.

Arab News mewartakan, kebijakan yang diambil Pemerintah Saudi sama dengan keputusan Oman pada pekan ini.

Negara tersebut melarang sementara ekspatriat bekerja di 87 bidang pekerjaan, termasuk teknologi informasi, asuransi, keuangan, penjualan dan pemasaran, serta media.

Keputusan Pemerintah Oman itu bertujuan mengatasi pengangguran dengan menghadirkan kesempatan kerja kepada penduduk lokal.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X