Ratusan Ribu Ekspatriat Perancis Berikan Suara dalam Pilpres

Kompas.com - 23/04/2017, 09:49 WIB
Warga Tahiti, wilayah seberang lautan Perancis, memberikan suara dalam pemilihan presiden putaran pertama yang digelar pada Sabtu (22/4/2017). Gregory BOISSY / AFP Warga Tahiti, wilayah seberang lautan Perancis, memberikan suara dalam pemilihan presiden putaran pertama yang digelar pada Sabtu (22/4/2017).
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sehari sebelum pemilihan presiden Perancis digelar pada Minggu (23/4/2017), para ekspatriat dan warga wilayah seberang lautan Perancis memberikan suara mereka.

Para ekspatriat itu mulai memberikan suara pada Sabtu (22/4/2017) dengan harapan bisa menghentikan tren kelompok nasionalis sayap kanan naik ke tampuk kekuasaan.

Ratusan ribu warga Perancis di Amerika Serikat, Kanada, dan Amerika Latin memberikan suara dalam pemilihan presiden yang paling tak bisa diprediksi hasilnya sepanjang sejarah modern negeri itu.

Pemilihan presiden ini juga dianggap sebagai penentu masa depan Perancis yang kini "terbelah" dan Uni Eropa.

Baca: Inilah Keempat Calon Terkuat Presiden Baru Perancis

Pada Sabtu, wilayah seberang lautan Perancis seperti kepulauan Martinique dan Guadaloupe di Karibia juga memulai proses pemungutan suara.

Di bawah hujan rintik-rintik, para ekspatriat Perancis memberikan suara untuk putaran pertama pemilihan presiden di kedutaan besar negeri itu di Washington DC.

Salah satu ekspatriat Perancis yang memberikan suara di Washington DC adalah Adrien Gontier.

"Di Amerika Serikat, Anda bisa melihat hasilnya jika warga tak memilih atau salah memilih. Kami tak ingin ada Trump di Perancis," ujar Adrien.

Warga Perancis lain yang tinggal di Amerika Serikat, Marianne Hart mengatakan, dia yakin suara para ekspatriat ini akan memengaruhi hasil pemilihan presiden.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X