Putin "Tersinggung" Namanya Tak Masuk Daftar

Kompas.com - 30/01/2018, 20:56 WIB
Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di KTT APEC di Danang, Vietnam. Mikhail KLIMENTYEV / SPUTNIK / AFP Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di KTT APEC di Danang, Vietnam.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengaku "tersinggung" ketika namanya tidak dimasukkan ke dalam daftar yang dikeluarkan Amerika Serikat ( AS).

Tentu, seperti diberitakan AFP Selasa (30/1/2018) dia mengatakan pernyataan tersebut dengan intonasi yang bercanda.

"Anda tahu, saya sangat tersinggung," ujar Putin sembari tersenyum ketika bertemu dengan pendukungnya dalam kampanye pilpres 2018.

Meski begitu, Putin menyatakan bahwa adanya daftar yang disebut " Daftar Putin" tersebut sedikit banyak telah merenggangkan hubungan kedua negara.

Dia kemudian menyatakan bakal fokus kepada urusan di internal Rusia pasca-daftar itu keluar alih-alih berusaha membantu Washington.

Bahkan, seperti dilansir Daily Express, Putin mengancam bakal menarik diri dari usaha untuk menekan Korea Utara (Korut) terkait program denuklirisasi.

Baca juga : Kasus Pemilu 2016, AS Lansir Daftar Putin

"Begitu bodohnya mereka jika memperlakukan kami seperti Korut atau Iran, di saat mereka membutuhkan bantuan kami untuk menciptakan perdamaian," tutur Putin.

Lebih lanjut, pemimpin 65 tahun itu menuturkan bahwa mereka tengah menahan diri untuk membuat kebijakan yang bisa memutus hubungan diplomatik AS-Rusia.

"Kami masih mempelajari perkembangan situasi. Saya tidak akan menyembunyikan fakta bahwa kami sudah siap dengan langkah tegas kami," beber Trump.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan AS mengumumkan telah merilis daftar para pejabat dan pengusaha asal Rusia yang bakal menerima sanksi.

Total, ada 210 nama yang dikenal dekat dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, sehingga daftar tersebut dikenal dengan "Daftar Putin".

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Internasional
Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X