Kompas.com - 06/01/2017, 09:15 WIB
EditorPascal S Bin Saju

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat telah mengidentifikasi pejabat-pejabat Rusia yang telah meretas dan membocorkan data pemilihan Presiden AS.

Data diretas dari Komite Demokrasi Nasional (DNC) dan pemimpin partai di AS kepada WikiLeaks atas arahan dari Presiden Rusia, Vladimir Putin, seperti dilaporkan Reuters, Jumat (6/1/2017).

Menurut para petinggi AS, Kamis (5/1/2016), dalam laporan terbaru intelijen AS disebutkan bahwa arahan Putin itu disampaikan melalui pihak ketiga.

Pejabat-pejabat AS mengatakan, CIA dan mitra lainnya telah menyimpulkan bahwa Rusia meningkat usahanya untuk mendiskreditkan proses Pemilu AS demi kemenangan Donald Trump.

Penilaian intelijen telah disampaikan kepada Presiden Barack Obama, Kamis (5/1/2017), dan akan diteruskan kepada Trump, Jumat ini.

Trump menolak penilaian pihak intelijen yang mencurigai Rusia sebagai pelaku peretasan data-data Pemilu AS selama masa kampanye untuk melemahkan rivalnya, Hillary Clinton.

"Pada Oktober (2016) tampak jelas bahwa Rusia berusaha membantu kampanye Trump," kata seorang pejabat yang dekat dengan intelijen AS.

Dalam beberapa kasus, seorang pejabat mengatakan, data atau materi hasil retas mengikuti apa yang disebut "jalan memutar" dari badan intelijen militer Rusia (GRU) kepada WikiLeaks.

Langkah itu merupakan sebuah upaya nyata untuk menyulitkan pelacakan soal asal-usul data, praktik yang umum digunakan oleh semua badan intelijen, termasuk AS.

Rusia telah menolak tuduhan peretasan tersebut. Trump juga kembali menyampaikan keraguannya atas dugaan peretasan oleh Rusia.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.