Kurangi Kecelakaan, Perancis Turunkan Batas Kecepatan Maksimal Berkendara - Kompas.com

Kurangi Kecelakaan, Perancis Turunkan Batas Kecepatan Maksimal Berkendara

Kompas.com - 10/01/2018, 21:54 WIB
Rambu batas kecepatan maksimal yang diperbolehkan terpasang di sisi jalan raya di Hyet, timur Perancis.Sebastian Bozon / AFP Rambu batas kecepatan maksimal yang diperbolehkan terpasang di sisi jalan raya di Hyet, timur Perancis.

PARIS, KOMPAS.com - Otoritas Perancis akan menurunkan batas kecepatan yang diperbolehkan pada jalan raya dua arah dari semula maksimal 90 kilometer perjam menjadi 80 kilometer perjam.

Langkah tersebut diambil menyusul masih banyaknya terjadi kecelakaan lalu lintas saat diberlakukan batas kecepatan maksimal yang sebelumnya.

Pemerintah Perancis sebenarnya telah sejak tahun lalu berencana melakukan pemangkasan batas kecepatan maksimal setelah melihat data tahun 2016 di mana jumlah kematian di jalan raya hampir mencapai 3.500 korban jiwa.

Namun rencana penurunan batas kecepatan itu ditunda karena banyaknya pertentangan dari masyarakat.

Baca juga: Kereta Amtrak yang Tergelincir Diduga Menikung dengan Kecepatan 128 km/jam

Dari data kematian di jalan raya tersebut, sebanyak 55 persen di ruas jalan sekunder di Perancis, dengan dua jalur tanpa pagar pemisah.

Pemerintah memperhitungkan dengan batas kecepatan maksimal yang diturunkan, diharapkan korban jiwa akibat kecelakaan di jalanan Perancis juga dapat berkurang.

Pemerintah berharap penurunan batas kecepatan maksimal ini dapat menyelamatkan 350 hingga 400 nyawa pengguna kalan setiap tahun.

"Jalan yang tidak aman tidak bisa dihindari. Menurunkan kecepatan mengurangi jumlah kecelakaan, begitu pula tingkat keparahan yang mungkin terjadi," kata Perdana Menteri Perancis Edouard Philippe dikutip The Guardian.

Pihak oposisi berpendapat kecepatan bukan yang menjadi masalah, melainkan perilaku pengemudi yang kerap kali berbahaya.

"Tidak ada alasan untuk mengubah batas kecepatan. Karena mobil menjadi lebih baik, begitu pula kualitas jalan," kata Daniel Quero, presiden kelompok advokasi dengan 40 juta pendukung.

Baca juga: Mengembangnya Airbag Bukan Cuma Faktor Kecepatan Mobil

Tak hanya menurunkan batas kecepatan maksimal, pemerintah Perancis juga berencana menindak penggunaan telepon seluler saat berkendara.

Polisi dapat menahan surat izin mengemudi jika pengemudi terbukti melanggar dan menggunakan telepon yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.


EditorAgni Vidya Perdana
Komentar

Terkini Lainnya

Kisah Anak Satpam, Raih Gelar Doktor di UGM

Kisah Anak Satpam, Raih Gelar Doktor di UGM

Regional
Menurut KPU, Tak Perlu Lagi Ada Wacana Pilkada melalui DPRD

Menurut KPU, Tak Perlu Lagi Ada Wacana Pilkada melalui DPRD

Nasional
Berita Populer Regional: Serial Romansa Pebulu Tangkis Huang Hua dan Tertangkapnya Bos Miras Oplosan

Berita Populer Regional: Serial Romansa Pebulu Tangkis Huang Hua dan Tertangkapnya Bos Miras Oplosan

Regional
Berita Populer: Ayah Perkosa Anak Kandung, hingga Pria Tambun Berubah Jadi Juara Binaraga

Berita Populer: Ayah Perkosa Anak Kandung, hingga Pria Tambun Berubah Jadi Juara Binaraga

Internasional
Jalan Sempit Bersihkan Timbunan Sampah Plastik di Kolong Tol di Tanjung Priok

Jalan Sempit Bersihkan Timbunan Sampah Plastik di Kolong Tol di Tanjung Priok

Megapolitan
Berita Populer Nasional: Jaket Jins Andalan Jokowi di IIMS 2018 dan Skenario Kecelakaan Novanto

Berita Populer Nasional: Jaket Jins Andalan Jokowi di IIMS 2018 dan Skenario Kecelakaan Novanto

Nasional
Survei Cyrus: Partai Mana yang Paling Banyak Uang? Perindo Urutan Teratas

Survei Cyrus: Partai Mana yang Paling Banyak Uang? Perindo Urutan Teratas

Nasional
Solusi Bahan Bakar Alternatif, Karolin Perkenalkan Kompor Sawit

Solusi Bahan Bakar Alternatif, Karolin Perkenalkan Kompor Sawit

Regional
Soal Ujian Akhir Bakal Dibuat Sesuai Standar Internasional

Soal Ujian Akhir Bakal Dibuat Sesuai Standar Internasional

Edukasi
Kisah Cinta Huang Hua, Mantan Ratu Bulu Tangkis China hingga Dipinang Pria asal Klaten (3)

Kisah Cinta Huang Hua, Mantan Ratu Bulu Tangkis China hingga Dipinang Pria asal Klaten (3)

Regional
Pertemuan Gerindra dan PKS Sempat Bahas Peluang Zulkifli Hasan Jadi Cawapres

Pertemuan Gerindra dan PKS Sempat Bahas Peluang Zulkifli Hasan Jadi Cawapres

Nasional
5 Fakta Menarik tentang Penutupan Sense Karaoke dan Diskotek Exotic

5 Fakta Menarik tentang Penutupan Sense Karaoke dan Diskotek Exotic

Megapolitan
Polisi di Indonesia Diperintahkan untuk Razia Besar-besaran Minuman Keras

Polisi di Indonesia Diperintahkan untuk Razia Besar-besaran Minuman Keras

Regional
Wilayah Jakarta yang Berpotensi Hujan Hari ini

Wilayah Jakarta yang Berpotensi Hujan Hari ini

Megapolitan
Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Penganiyaan Bonek hingga Korban Tewas

Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Penganiyaan Bonek hingga Korban Tewas

Regional

Close Ads X