Kompas.com - 07/01/2018, 10:45 WIB
Pesawat JetBlue menunggu di gerbang di luar terminal 5 di Bandara Internasional John F. Kennedy, di wilayah Queens di New York City, Amerika Serikat, Kamis (4/1/2018). (AFP/Rebecca Butala How) Pesawat JetBlue menunggu di gerbang di luar terminal 5 di Bandara Internasional John F. Kennedy, di wilayah Queens di New York City, Amerika Serikat, Kamis (4/1/2018). (AFP/Rebecca Butala How)
|
EditorVeronika Yasinta


NEW YORK, KOMPAS.com - Bagian timur Amerika Serikat dan Kanada membeku pada Sabtu (6/1/2018) dengan suhu terdingin menyusul badai raksasa musim dingin yang mematikan.

Dilansir dari AFP, suhu mendekati minus 50 derajat Celsius yang terjadi di wilayah utara Ontario dan Quebec.

Sementara itu, angin dingin membuat bagian timur AS diselimuti udara dengan temperatur minus 42 derajat Celsius, dengan risiko kerusakan kulit apabila terpapar dalam jangka waktu 10 menit.

Di sebelah timur Kanada, udara yang dingin selama dua pekan telah membuat sejumlah penerbangan dibatalkan dan ditunda selama di bandara Toronto.

Baca juga : Badai di AS Paksa Pesawat Terbesar Dunia Mendarat di Bandara Kecil

"Kerusakan kulit dapat terjadi dalam hitungan menit pada kulit yang terpapar, terutama oleh angin dingin," kaya badan prakiraan cuaca Kanada.

Badai dingin raksasa yang terjadi telah menelan korban jiwa sebanyak 19 orang di AS, di wilayah Texas hingga Wisconsin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Badai musim dingin juga memaksa penundaan 3.420 penerbangan pada Sabtu (6/1/2018) di bandara John F Kennedy di New York dan Charleston South Carolina.

Otoritas penerbangan yang mengoperasikan bandara di wilayah New York membatasi penerbangan ke JFK, termasuk semua penerbangan yang tersisa sepanjang sisa malam.

Penumpang menunggu penerbangan yang ditunda di terminal lima, Bandara Internasional John F. Kennedy, di wilayah Queens di New York City, Kamis (4/1/2018). (AFP/Rebecca Butala How) Penumpang menunggu penerbangan yang ditunda di terminal lima, Bandara Internasional John F. Kennedy, di wilayah Queens di New York City, Kamis (4/1/2018). (AFP/Rebecca Butala How)

Kekacauan penerbangan

Penumpang pesawat terus mengeluh karena terlantar di bandara selama berjam-jam.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.