Kompas.com - 26/12/2017, 18:05 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi Pertanian No. 1116 KPA Unit 810 dalam foto yang disiarkan hari Jumat (29/9) oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA) di Pyongyang. ANTARA FOTO/KCNA/via REUTERSPemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi Pertanian No. 1116 KPA Unit 810 dalam foto yang disiarkan hari Jumat (29/9) oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA) di Pyongyang.
|
EditorVeronika Yasinta


PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berencana untuk mengubah kota tepi laut menjadi kawasan wisata bernilai jutaan dolar.

Wonsan, sebuah kawasan pesisir yang bakal mengabulkan impiannya. Kim ingin mengganti bangunan di kota itu menjadi hotel bintang lima pencakar langit dan pusat perbelanjaan elit.

Dilansir dari Daily Mail, Senin (25/12/2017), Kim mengirim pejabatnya ke kawasan resor di Benidorm dan Marina d'Or di Spanyol untuk mempelajari pengembangan wisata di kawasan itu.

Kim bertekad membangun kembali kota berpenduduk 360.000 jiwa ini dengan mengubahnya menjadi kawasan resor mewah. Uniknya, di area itu pula, dia telah meluncurkan hampir 40 rudalnya.

Baca juga : Korea Utara Bersiap Luncurkan Satelit Kwangmyongsong-5

"Mungkin terdengar gila bagi orang luar tentang menembakkan rudal dari tempat yang ingin dikembangkannya secara ekonomi, tapi begitulah Kim Jong Un mengelola negaranya," ujar Lim Eul Chul, pakar ekonomi Korea Utara Universitas Kyungnam, Korea Selatan.

Kombinasi antara pariwisata dan senjata nuklir menjadi lambang strategi Kim untuk bertahan.

Rencana pembangunan Wonsan mulai terdengar pertama kali pada 2014. Ada sekitar 160 halaman di 30 brosur yang dibuat oleh perusahaan Pengembangan Zona Wonsan muncul di Korea, China, Rusia, dan Inggris pada 2015 dan 2016.

Kim Jong Un berencana untuk menghancurkan sebagian besar pusat kota Wonsan dan menggantinya dengan hotel, tempat wisata dan gedung bertingkat tinggi sebagai bagian dari kota impian yang elit. (Daily Mail) Kim Jong Un berencana untuk menghancurkan sebagian besar pusat kota Wonsan dan menggantinya dengan hotel, tempat wisata dan gedung bertingkat tinggi sebagai bagian dari kota impian yang elit. (Daily Mail)

Menurut salah satu brosur, pengembangan Wonsan mencakup sekitar 140 peninggalan sejarah, 10 pantai pasir, 680 tempat wisata, empat mata air mineral, dan beberapa resor pemandian.

Selain itu, danau alami dan lebih dari 3,3 juta ton lumpur untuk terapi juga akan tersedia di kawasan itu.

Brosur itu juga menawarkan potensi investasi bagi penanam modal asing dengan nilai 1,5 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 20,3 triliun di Zona Khusus Turis Wonsan, dengan luas lahan lebih dari 240 km persegi.

Di kawasan itu, Kim diklaim telah membangun sebuah resor ski dan bandara baru.

Baca juga : Korut Tebar Ancaman, Apa Dampaknya bagi Turis Asing?

Kim mengundang investor untuk membantu membangun pusat perbelanjaan senilai 7,3 juta dolar AS atau Rp 98,9 miliar, pengembangan pusat kota senilai 197 juta dolar AS atau Rp 2,6 triliun, dan lapangan golf senilai 123 juta atau Rp 1,6 triliun (termasuk biaya sewa tanah senilai 62,5 juta atau Rp 847,2 miliar).

Sejauh ini, belum ada mitra asing yang menyatakan diri mendukung proyek di Wonsan. Bandara baru yang selesai dibangun pada 2015 juga belum dibuka untuk penerbangan internasional.

Korea Utara menargetkan kedatangan satu juta turis setiap tahunnya dalam waktu dekat.

Namun, tidak ada data statistik yang valid menghitung kunjungan wisatawan asing ke Korea Utara.

Baca juga : Mewahnya Stasiun Kereta Bawah Tanah di Korea Utara

Di sisi lain, pemerintah China menyatakan lebih dari 237.000 warganya berkunjung ke negeri itu pada 2012. Penghitungan statistik tersebut berhenti pada 2013.

Sebelumnya, perusahaan travel berbasis di China, Koryo Group menyatakan, sejak 2013, sekitar 4.000 turis dari negara Barat per tahun telah berkunjung ke Korea Utara.

Sementara, turis asal China yang paling banyak berwisata ke Korea Utara dilaporkan mengalami penurunan pada tahun ini.

Sekitar seperlima dari turis Barat yang berpetualang ke Korea Utara berasal dari AS. Selain iti, turis asal Inggris, Jerman, Australia, dan Kanada menjadi klien utama perusahaan travel Koryo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.