Mewahnya Stasiun Kereta Bawah Tanah di Korea Utara

Kompas.com - 19/11/2017, 13:39 WIB
Pyongyang Metro menjadi salah satu sistem commuter terdalam di dunia, sekaligus menjadi yang misterius. (Elaine Li via CNN) Pyongyang Metro menjadi salah satu sistem commuter terdalam di dunia, sekaligus menjadi yang misterius. (Elaine Li via CNN)
|
EditorVeronika Yasinta


PYONGYANG, KOMPAS.com - Kehidupan rakyat Korea Utara jarang terekam sorot kamera. Hanya pemimpinnya, Kim Jong Un yang kerap terlihat dalam foto-foto yang dirilis kantor berita setempat.

Namun, sejak negara ini mulai sedikit terbuka kepada turis asing untuk berwisata, beberapa foto mulai menyebar dan memperlihatkan suasana di dalam Korea Utara.

Mungkin hanya sedikit turis yang masuk ke Korea Utara setiap tahunnya. Kunjungan turis juga hanya diizinkan melalui kelompok tur wisata tertentu.

Perjalanan sangat direncanakan oleh pemandu wisata. Ada area yang benar-benar sangat terlarang. Kehidupan sehari-hari di Kora Utara juga sering disembunyikan dari pihak luar.


Baca juga : 12 Nelayan Korea Utara Hilang di Laut Jepang

Dilansir dari CNN, Jumat (17/11/2017), seorang fotografer berusia 25 tahun, Elaine Li, berkunjung ke ibu kota Korut, Pyongyang, untuk pertama kalinya pada Oktober lalu.

Dia terkejut karena melihat sesuatu yang familiar dan dekat baginya. Sebuah jalur kereta api bawah tanah, Pyongyang Metro, terbangun di kedalaman tanah 100 meter.

Pyongyang Metro menjadi salah satu sistem commuter terdalam di dunia, sekaligus menjadi yang misterius.

Suasana di dalam kereta Pyongyang Metro, Korea Utara. (Elaine Li via CNN) Suasana di dalam kereta Pyongyang Metro, Korea Utara. (Elaine Li via CNN)

Lahir dan besar di Hongkong, Li sangat tak asing dengan kehidupan perkotaan. Perjalanannya menggunakan kereta bawah tanah di Korut mirip dengan kesehariannya di rumah.

"Satu hal yang menjadi perhatian saya adalah stasiun yang dengan cahaya samar-samar, interiornya mewah," katanya.

"Anda bisa melihat lampu hiasan gantung di langit-langit, tiang-tiang marmer, dan lukisan Kim Jong II," tambahnya.

Beberapa ornag terlihat sedang membaca papan surat kabar di stasiun kereta Pyongyang Metro, Korea Utara. (Elaine Li via CNN) Beberapa ornag terlihat sedang membaca papan surat kabar di stasiun kereta Pyongyang Metro, Korea Utara. (Elaine Li via CNN)

Berikutnya, Li melihat papan surat kabar yang dipajang di peron. Beberapa orang berdiri dan membacanya.

Dia mengaku tidak mendapat izin untuk mengambil foto kereta atau stasiun. Namun, ketika berada di peron, pemandu wisata memperbolehkan turis untuk menjelajahai tempat itu.

Dalam perjalanan wisata, turis hanya berhenti di beberapa stasiun. Turis tidak diperbolehkan untuk mengambil gambar dari dalam terowongan.

Li menggambarkan suasana di dalam kereta sangat sunyi. Tidak ada seorangpun yang berbicara.
 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X