Kompas.com - 22/12/2017, 19:16 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

ANKARA, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kembali mendesak kepada Presiden AS Donald Trump untuk membatalkan pengakuannya terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel, menyusul hasil sidang Majelis Umum PBB pada Kamis (21/12/2017).

Sidang darurat Majelis Umum PBB dengan agenda pemungutan suara untuk rancangan resolusi terkait Yerusalem itu berakhir dengan 128 suara mendukung pembatalan pengakuan AS tersebut.

Sementara, sembilan menolak dan 35 abstain, serta 21 negara dari total 193 anggota Majelis Umum PBB tidak hadir.

"Kami menyambut dengan gembira dukungan Majelis Umum PBB yang luar biasa terhadap resolusi bersejarah untuk Al-Quds Al-Sharif (Yerusalem)."

Baca juga: Erdogan: Jangan Pernah Jual Kehendak Demokratis Anda!

"Kami mengharapkan pemerintahan Trump dapat membatalkan, tanpa menunda, keputusannya yang tidak menguntungkan, yang secara telah ditetapkan dengan jelas sebagai tindakan ilegal oleh Majelis Umum PBB," kata Erdogan dalam akun Twitternya, dikutip AFP.

Sambutan baik juga diungkapkan pemerintah Palestina atas hasil pemungutan suara resolusi Majelis Umum PBB yang mengkritik pengakuan kontroversial AS.

Juru bicara kepresidenan Palestina menyebut keputusan dalam sidang Majelis Umum PBB itu sebagai penegasan kembali dukungan terhadap Palestina dan berlakunya hukum internasional.

Dan tidak ada pengakuan dari pihak mana pun yang dapat merubah kenyataan bahwa wilayah Yerusalem berada di bawah hukum internasional.

"Kami akan meneruskan perjuangan kami di PBB dan seluruh forum internasional untuk mengakhiri pendudukan dan menciptakan negara Palestina dengan ibu kota Yerusalem Timur," tulis pernyataan kepresidenan.

Baca juga: Erdogan Ingin Dirikan Kedubes untuk Palestina di Yerusalem Timur

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.