Situasi Memanas, Rusia Tarik Staf Kedutaan dari Yaman

Kompas.com - 12/12/2017, 23:38 WIB
Pemberontak Houthi melakukan patroli di Sanaa, ibu kota Yaman. AP Pemberontak Houthi melakukan patroli di Sanaa, ibu kota Yaman.

SANAA, KOMPAS.com - Rusia memutuskan untuk menangguhkan kehadiran diplomatiknya dari Yaman dan memerintahkan kepada staf kedutaan untuk meninggalkan negara itu.

Keputusan tersebut diambil menyusul semakin meningkatnya pertikaian antara pemerintah Yaman dengan pemberontak Houthi.

"Mengingat situasi terkini di Sanaa, sebuah keputusan diambil untuk menangguhkan sementara kehadiran diplomatik Rusia di Yaman."


"Seluruh staf di kedutaan Rusia telah meninggalkan negara tersebut," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova kepada AFP, Selasa (12/12/2017).

"Duta besar dan beberapa anggota diplomatik Rusia untuk Yaman sementara akan menjalankan tugas mereka dari Riyadh," tambah Zakharova.

Baca juga: Houthi Serang Utara Yaman, 20 Orang Terbunuh

Duta Besar Rusia untuk Yaman, Vladimir Dedushkin sudah bekerja dari Riyadh sejak tahun lalu.

Kabar terakhir, kelompok pemberontak Houthi dilaporkan melancarkan serangan ke utara Yaman Senin (11/12/2017).

Serangan tersebut menyasar para pengikut eks Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh, yang tewas pada 4 Desember 2017 lalu.

Serbuan itu ditujukan kepada anggota partai pimpinan Saleh, Kongres Rakyat Umum (GPC), yang menunjukkan tanda-tanda bakal mengangkat senjata.

Akibatnya, 20 orang dilaporkan tewas. Houthi juga memutuskan internet, dan membredel sejumlah media.

Serangan berlanjut ke utara provinsi Hajja dan menghancurkan 20 rumah.

Baca juga: Serangan Udara Koalisi Arab Saudi Sasar Televisi Houthi, 4 Orang Tewas

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorAgni Vidya Perdana
SumberAFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Internasional
Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Internasional
Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Close Ads X