Bantu Pemberontak Houthi, Saudi Sebut Iran Berusaha Menyatakan Perang - Kompas.com

Bantu Pemberontak Houthi, Saudi Sebut Iran Berusaha Menyatakan Perang

Ardi Priyatno Utomo
Kompas.com - 06/11/2017, 15:13 WIB
Pemberontak Houthi melakukan patroli di Sanaa, ibu kota Yaman. AP Pemberontak Houthi melakukan patroli di Sanaa, ibu kota Yaman.

RIYADH, KOMPAS.com - Arab Saudi menuduh Iran berada di balik peluncuran rudal milik kelompok pemberontak Houthi dari Yaman, dan hendak menyatakan perang.

Sebelumnya, Sabtu waktu setempat (4/11/2017), Arab Saudi menggagalkan serangan rudal Houthi yang sengaja menargetkan bandara.

Rudal balistik tersebut ditembak jatuh di wilayah timur laut Riyadh.

Rudal itu berhasil dihancurkan dan serpihannya jatuh di dekat bandara internasional King Khaled.

Kantor berita SPA, seperti dilansir Al Jazeera memberitakan, Saudi menuding Iran sengaja menyuplai kebutuhan militer kepada Houthi dengan tujuan mengincar kerajaan, rakyat, dan kebijakan vitalnya.

Baca juga : Pertempuran di Yaman Tewaskan 18 Orang, Houthi Mulai Terdesak

Saudi menyatakan, Iran melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB 2216 yang melarang adanya keterlibatan suatu negara untuk mempersenjatai kelompok pemberontak.

Tindakan Teheran, tulis SPA, telah menunjukkan gelagat ingin melakukan agresi kepada negara tetangga, dan mengancam kedamaian di kawasan Timur Tengah dan dunia.

"Dengan demikian, Komando Gabungan bisa menganggap aksi ini merupakan pernyataan perang Iran kepada Kerajaan Arab Saudi," kata SPA dalam laporannya.

Pasca-penghancurkan rudal balistik Houthi, Saudi mengumumkan telah memblokade Yaman dari darat, laut, dan udara.

Dalam pernyataan resminya, Saudi masih berusaha menyelidiki dari mana dan bagaimana rudal itu bisa ditembakkan.

Baca juga : Serangan Udara Arab Saudi Tewaskan 29 Orang Yaman Saat Tengah Malam

PenulisArdi Priyatno Utomo
EditorArdi Priyatno Utomo
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM