Didukung Rusia, Presiden Assad Berterima Kasih kepada Presiden Putin

Kompas.com - 21/11/2017, 15:29 WIB
Presiden Suriah Bashar al-Assad bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di kota Sochi, Senin (20/11/2017). Mikhail KLIMENTYEV / SPUTNIK / AFPPresiden Suriah Bashar al-Assad bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di kota Sochi, Senin (20/11/2017).
|
EditorErvan Hardoko

DAMASKUS, KOMPAS.com - Presiden Suriah Bashar al-Assad mengucapkan terima kasih kepada Presiden Rusia Vladimir Putin atas dukungannya untuk Suriah.

Bashar al-Assad dan Putin bertemu di kota wisata Sochi di pesisir Laut Hitam pada Senin (20/11/2017). Demkian pernyataan Kremlin pada Selasa (21/11/2017).

Kedua presiden itu dikabarkan membahas perang melawan terorisme dan kemungkinan penyelesaian politik di Suriah yang sudah memasuki tahun ketujuh perang saudara.

Kremlin menambahkan, Presiden Assad juga menyatakan kesiapannya untuk menggelar diskusi dengan berbagai pihak untuk menyelesaikan konflik di negeri itu.

Baca juga : Presiden Bashar al-Assad Bersuara soal Senjata Kimia Suriah

Menurut kantor berita RIA yang mengutip juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, pertemuan kedua kepala negara itu berlangsung selama empat jam.

Kunjungan ke Rusia itu diyakini merupakan perjalanan Bashar al-Assad kedua ke luar negeri sejak perang saudara pecah di Suriah pada 2011.

Pada Oktober 2015, sebulan setelah Rusia memulai kampanye militernya di Suriah, Assad dan Putin bertemu di Moskwa.

Rusia, sekutu utama Suriah dalam perang kali ini, telah membantu pemerintahan Bashar al-Assad dalam konflik yang kini menjadi sebuah perang "proxy" di kawasan Timur Tengah.

Bulan lalu, berbagai faksi yang bertempur, termasuk pemerintah Suriah serta beberapa kelompok oposisi, bertemu di ibu kota Kazakhstan untuk menggelar pembicaraan yang diharapkan berbuah gencatan senjata.

Sejumlah inisiatif internasional selama beberapa tahun terakhir sudah dilakukan untuk mengakhiri perang, termasuk upaya membantuk empat "zona aman" di seluruh negeri dengan Rusia, Turki, dan Iran berperan sebagai penjamin.

Hingga saat ini, perang saudara Suriah sudah mengakibatkan 465.000 orang tewas dan lebih dari 12 juta warga negeri itu menjadi pengungsi.

Baca juga : Putin Ajak Trump Diskusikan Hasil Pertemuan dengan Assad

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Al Jazeera
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X