Apakah China Restui Kudeta Militer di Zimbabwe?

Kompas.com - 16/11/2017, 15:12 WIB
Panglima AD Zimbabwe Jenderal Constantine Chiwenga saat berkunjung ke China. mod.gov.cn/TelegraphPanglima AD Zimbabwe Jenderal Constantine Chiwenga saat berkunjung ke China.
|
EditorErvan Hardoko

HARARE, KOMPAS.com - Para jenderal yang berada di belakang kudeta militer di Zimbabwe kemungkinan mencari dukungan China beberapa hari sebelum melakukan aksinya.

Pekan lalu Panglima AD Zimbabwe Jenderal Constantine Chiwenga melakukan perjalanan dinas ke China. Hal ini memicu kekhawatiran terkait semakin kuatnya pengaruh Beijing di Afrika.

Meski Kemenlu China bersikukuh kunjungan Jenderal Chiwenga adalah sebuah "kunjungan rutin", para analis menduga Beijing diam-diam merestui rencana kudeta itu.

Mantan wapres Emmerson Mnangagwa dan para sekutunya sudah sejak lama menjadikan China baik sebagai sekutu militer sekaligus investor.


Baca juga : Grace Gucci Mugabe: Sosok Sentral di Tengah Kudeta Militer Zimbabwe

China, yang kini menjadi rekan dagang dan investor terbesar bagi Zimbabwe, pada Rabu (15/11/2017) tak menyerukan agar Mugabe dikembalikan  ke jabatannya.

Padahal hubungan Mugabe dengan pemerintah China cukup erat dan bisa dilacak hingga ke masa Perang Dingin.

Tahun lalu, China berjanji untuk menanamkan investasi, pinjaman, dan bantuan sebanyak 4 miliar dolar AS untuk tiga tahun ke depan.

Saat ini, Presiden Robert Mugabe berada dalam status tahanan rumah dan istrinya, Grace dikabarkan kabur ke Namibia.

Robert Mugabe berkuasa di Zimbabwe sejak negeri itu merdeka dari jajahan Inggris pada 1980.

Sejak Mugabe berusia 90 tahun, isu terkait penerus sang presiden sudah mulai menghangat dan belakangan mengerucut ke nama Grace, sang istri.

Baca juga : Wakil Presiden Tersingkir Zimbabwe Ambil Alih Kekuasaan?

Bahkan demi memuluskan jalan sang istri, Mugabe memecat wakil presiden Emmerson Mnangagwa.

Pemecatan ini kemudian meningkatkan ketegangan politik di negeri itu yang kemudian berujung pada intervensi militer yang menggulingkan kekuasaan Mugabe.

 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Telegraph
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak 'Panas' di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak "Panas" di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

Internasional
Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X