Militer Tangkap Menteri Keuangan Zimbabwe - Kompas.com

Militer Tangkap Menteri Keuangan Zimbabwe

Ervan Hardoko
Kompas.com - 15/11/2017, 16:24 WIB
Tentara Zimbabwe dengan sebuah kendaraan lapis baja berjaga di sebuah perempatan jalan di ibu kota Harare, Rabu (15/11/2017).Jekesai NJIKIZANA / AFP Tentara Zimbabwe dengan sebuah kendaraan lapis baja berjaga di sebuah perempatan jalan di ibu kota Harare, Rabu (15/11/2017).

HARARE, KOMPAS.com - Militer Zimbabwe dikabarkan menangkap Menteri Keuangan Ignatius Chombo dalam rangkaian misi yang mereka sebut menyingkirkan penjahat di sekitar Presiden Robert Mugabe.

Chombo adalah salah satu tokoh utama faksi G40 dalam tubuh partai berkuasa Zanu-PF, yang dipimpin Grace Mugabe. Faksi ini yang terus menyuarakan suksesi kepemimpinan di Zimbabwe.

Sementara itu, tentara yang didukung kendaraan lapis baja memblokir jalan-jalan utama ibu kota Harare, menduduki kantor-kantor pemerintah, parlemen, dan gedung pengadilan.

Meski militer kini berada di ibu kota para perwira senior angkatan darat membantah telah melakukan kudeta.

Baca juga : Militer Zimbabwe Jamin Keselamatan Mugabe dan Keluarganya

"Kami hanya mengincar para kriminal di sekitar Mugabe yang melakukan kejahatan yang menyebabkan penderitaan sosial dan ekonomi bagi negeri ini," kata Mayor Jenderal Sibusisso Moyo, dalam pidatonya di televisi pemerintah.

"Setelah kami menyelesaikan misi ini, kami harap situasi segera kembali normal," tambah dia.

Sementara itu, kelompok oposisi Gerakan untuk Perubahan Demokratik (MDC) menyerukan demokrasi konstitusional dikembalikan dengan cara damai.

MDC berharap intervensi militer ini akan berujung pada terbentuknya sebuah negara yang progresif, demokratis, dan stabil.

Sedangkan, pemimpin veteran perang Zimbabwe menyerukan kepada Afrika Selatan, negara-negara di wilayah selatan dan barat Afrika  untuk membantu perekonomian Zimbabwe yang menurun selama dua dekade terakhir.

"Ini adalah akhir dari sebuah babak yang menyedihkan dan menyakitkan dalam sejarah bangsa muda ini, di mana seorang diktator, saat dia menua, menyerahkan pemerintahan kepada sekumpulan penjahat yang berada di sekitar istrinya," ujar Chris Mustvangwa. 

Baca juga : Kedutaan AS di Zimbabwe Imbau Warganya Tetap Tinggal di Tempat Aman

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisErvan Hardoko
EditorErvan Hardoko
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM