Kompas.com - 11/07/2017, 16:16 WIB
|
EditorPascal S Bin Saju

KAIRO, KOMPAS.com – Kota Mosul, Irak utara, mulai menghadapi babak baru yang lebih sulit setelah Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, mengumumkan kemenangan pasukannya atas milisi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) di Mosul.

Jika konsolidasi tak segera dilakukan secara benar di kota itu, Mosul bisa jatuh lagi pada ISIS.

Wakil Dewan Provinsi Nineveh Nuruddin Qablan, dalam wawancara dengan harian berbahasa Arab, Asharq al-Awsat, Senin (10/7/2017), mengatakan, era lebih sulit justru kini dimulai di kota Mosul di tengah pertarungan regional, konflik politik internal Irak, tantangan keamanan, dan pembangunan kembali kota itu.

Akibat pertempuran antara pasukan Irak dan milisi ISIS, lebih dari 900.000 warga Mosul menjadi pengungsi, sebagaimana dilaporkan harian Kompas, Selasa (11/7/2017).

Menurut Qablan, tantangan pemerintah Mosul mendatang, yakni mereka harus segera membangun kembali kota Mosul dan mengembalikan para pengungsi itu ke rumah-rumah mereka.

Baca: Rebut Masjid Agung Nuri di Mosul, Irak Nyatakan ISIS Sudah Hancur

Selain itu, mereka juga harus mampu mengontrol keamanan yang masih rawan dan mengikis habis sisa-sisa doktrin ISIS  di kota itu.

Mantan perwira tinggi militer Irak, Abdel Karim al-Obeidi, dalam wawancara dengan harian Asharq al-Awsat, Senin kemarin, juga mengungkapkan, masih terjadi perdebatan tentang siapa yang akan memerintah kota Mosul pasca-era ISIS.

Ia menyebutkan, informasi masih simpang siur tentang apakah militer atau sipil yang akan memerintah kota Mosul.

Namun, lanjut al-Obeidi, siapa pun yang akan memerintah kota Mosul, ia harus figur yang profesional, memiliki kapasitas, serta memiliki hubungan baik dengan pemerintah pusat Baghdad dan pemerintah otonomi Kurdistan.

Pertempuran melawan ISIS untuk merebut wilayah barat kota Mosul, termasuk Kota Tua, berlangsung hampir lima bulan, yakni mulai 19 Februari 2017.

Baca: PM Irak Nyatakan Kota Mosul Sudah Direbut Kembali dari Tangan ISIS

Hari Minggu lalu, PM Abadi berada di Mosul untuk menyampaikan ucapan selamat kepada pasukan Irak atas kemenangan mereka di kota terbesar kedua negeri itu.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.