Dua Bom Meledak di Kota Pattani, 40 Orang Jadi Korban

Kompas.com - 09/05/2017, 15:53 WIB
Lokasi ledakan dua bom di depan pusat perbelanjaan di Kota Pattani, Thailand, Selasa (9/5/2017) siang, melukai tak kurang dari 40 orang. PHOTO K5 RescueLokasi ledakan dua bom di depan pusat perbelanjaan di Kota Pattani, Thailand, Selasa (9/5/2017) siang, melukai tak kurang dari 40 orang.
EditorGlori K. Wadrianto

BANGKOK, KOMPAS.com - Sedikitnya 40 orang terluka bom ganda melanda sebuah kota di wilayah yang dilanda pemberontakan di Thailand, Selasa (9/5/2017).

Menurut keterangan polisi yang dikutip AFP, serangan bom tersebut merupakan aksi terbaru di tengah upaya perdamaian yang masih mengalami jalan buntu. 

Wilayah perbatasan di selatan Thailand merupakan kawasan berpenduduk mayoritas Muslim. Daerah itu dilanda kekerasan selama lebih dari satu dekade. 

Pemberontakan terjadi antara warga etnis Melayu, melawan penduduk mayoritas yang beragama Buddha.

Kelompok etnis Melayu itu mendesak pemerintah pusat untuk mendapatkan otonomi lebih besar. 

Serangan terbaru ini melanda Kota Pattani sekitar jam 14.00 waktu setempat. Dua bom meledak dalam waktu yang berdekatan di luar pusat perbelanjaan dekat pusat kota.

" Bom pertama itu kecil dan tidak ada yang terluka, tapi bom kedua sangat besar - saya belum tahu apakah itu bom mobil atau tidak," kata Kapten Preecha Prachumchai, dari Kepolisian Provinsi Pattani.

"Saat ini ada sekitar 40 orang telah terluka. Satu dalam kondisi serius," kata dia.

Gambar yang dikirim oleh petugas penyelamat yang terpantau di akun Twitter menunjukkan asap hitam tebal dari atas tempat parkir supermarket. Lalu ada beberapa kerusakan pada pintu masuk toko.

Penembakan dan serangan bom memang kerap terjadi di kawasan itu. Tercatat, aksi semacam ini telah menewaskan lebih dari 6.800 orang sejak tahun 2004.

Kedua belah pihak pun saling menuduh bahwa lawan mereka melakukan pelanggaran hak asasi manusia, dengan melakukan kekejaman.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X