Kompas.com - 06/03/2017, 22:36 WIB
Kelompok keluarga dan pendukung korban serangan teroris 11 September 2001 memprotes larangan migrasi oleh Presiden AS Donald Trump, di New York, 16 Febaruari 2017. AP/Bebeto MatthewsKelompok keluarga dan pendukung korban serangan teroris 11 September 2001 memprotes larangan migrasi oleh Presiden AS Donald Trump, di New York, 16 Febaruari 2017.
EditorGlori K. Wadrianto

WASHINGTON, KOMPAS.com - Kebijakan terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump menetapkan penghentian sementara bagi masuknya penduduk dari enam negara berpenduduk mayoritas Muslim.

Fakta itu tertuang dalam sebuah selebaran yang diterima para anggota parlemen, dan diterima pula oleh Associated Press.

Disebutkan,Trump akan menandatangani perintah terbaru itu pada Senin waktu setempat, atau Selasa WIB.

Perintah terbaru ini ditujukan untuk mengatasi persoalan hukum, menyusul ditangguhkannya penerapan perintah eksekutif sebelumnya pengadilan.

Dalam perintah Trump sebelumnya, warga dari tujuh negara berpenduduk mayoritas Muslim dilarang untuk masuk ke AS dalam rentang waktu tertentu.

Berdasarkan selebaran yang ada itu disebutkan, enam negara yang masih masuk dalam daftar hitam Trump adalah, Sudan, Suriah, Iran, Libya, Somalia, dan Yaman. 

Bagi warga dari negara-negara tersebut, yang tidak memegang visa yang masih berlaku, tak bisa mengajukan visa baru hingga tempo 90 hari ke depan. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya Irak ada di dalam daftar tersebut. Namun berdasarkan data terbaru ini, tidak tercantum negara Irak di dalamnyan.

Berdasarkan informasi yang beredar, Irak menyepakati ketentuan untuk meningkatkan kerja sama dengan Pemerintah AS dalam memperketat aplikasi permohonan visa bagi warga negara mereka. 

Baca: Kebijakan Anti-imigran Trump Direvisi, Irak Dicabut dari Daftar Muslim Ban

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.