Jika Korea Utara Canangkan Perang, Korea Selatan Akan Hancurkan Pyongyang

Kompas.com - 11/09/2016, 19:04 WIB
Inilah rudal balistik Hyunmoo yang akan diandalkan Korea Selatan untuk memusnahkan Pyongyang jika Korea Utara mencanangkan perang. AFP/KIM JAE-HWAN Inilah rudal balistik Hyunmoo yang akan diandalkan Korea Selatan untuk memusnahkan Pyongyang jika Korea Utara mencanangkan perang.
EditorErvan Hardoko

SEOUL, KOMPAS.com - Pemerintah Korea Selatan ternyata mengembangkan sebuah rencana serangan antisipasi untuk menghancurkan ibu kota Korea Utara, Pyongyang jika negeri mencangangkan perang nuklir.

Kabar ini disampaikan kantor berita Yonhap mengutip keterangan seorang petinggi militer Korea Selatan, Minggu (11/9/2016).

"Semua distrik di Pyongyang, terutama tempat di mana para pemimpin Korea Utara bersembunyi akan dihancurkan rudal balistik dan pengeboman segera setelah Korea Utara menunjukkan tanda akan menggunakan senjata nuklir," kata petinggi militer itu.

"Dengan kata lain, ibu kota Korea Utara akan hancur menjadi debu dan hilang dari peta dunia," tambah petinggi militer itu seperti dikutip Yonhap.

Untuk menjalankan rencana itu, Korea Selatan akan mengandalkan rudal balistik buatan sendiri Hyunmoo yang memiliki daya jelajah hingga 1.000 kilometer.

Rudal balistik ini dirancang untuk mengincar posisi para pemimpin Korea Utara jika negeri itu menyatakan perang baik konvensional maupun perang nuklir.

Kabar ini menambah panas situasi Semenanjung Korea setelah uji coba nuklir kelima Korea Utara pada Jumat (9/9/2016), yang getarannya menimbulkan gempa berkekuatan 5,3 magnitudo.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X